Q Newt

radar banyumas + radar kebumen.

Posted on: Agustus 4, 2007

agustus 2007 ini akan menjadi sejarah baru untuk harian umum radar banyumas. per tanggal 1 kemaren, radar banyumas resmi meluncurkan radar kebumen. sebenarnya bukan suatu hal yang luar biasa menurut saya. konsepnya sama persis dengan pendahulunya radar cilacap. selama ini yang beredar di wilayah edar radar banyumas yaitu kabupaten banyumas, cilacap, purbalingga dan banjarnegara adalah radar banyumas + radar cilacap.

per agustus ini yang beredar di banjar dan kebumen adalah radar banyumas + radar kebumen. sehingga sekarang radar banyumas bukanlah lagi korane wong. [purwokerto, banyumas, cilacap, purbalingga dan banjarnegara]. tapi sekarang radar banyumas, terbesar di barlingmascakeb (banjarnegara, purbalingga, banyumas, cilacap dan kebumen), artinya radar banyumas telah merambah kabupaten tentangga yang budayanya meh pada karo mbanyumas, kebumen.

sebagai konsekuansi logis, tentu saja ini akan menabah banyak pekerjaan. redaksi terpaksa harus menambah personel wartawannya yang selama ini memang tidak pernah awet. tidak tanggung-tanggung 4 orang! selain itu, mengangkat yudhis sebagai asisten redaktur. selamat ya dis.

dan selamat juga buat radar banyumas, semoga bisa leading tidak hanya di purwokerto (banyumas). tetapi kabupaten lain.

About these ads

21 Tanggapan to "radar banyumas + radar kebumen."

selamat ya radar kebumen,

eh…bleh ikutan nulis? He he he he

selamat juga,

ini radar kebumen versi online……http://wongbumen.info

selamat yaaaaaaa, moga-moga tambah jaya lan karyawane gajine lewih akeh maning……..

selamat ya….
sukses!!!

wach wong ngendi kiye sing nggawe blog sekang sedulur wordpress

Selamat ya Buat Radar Kebumen..
semoga Sukses. dan Infonya bisa diterima masyarakat..
Good Luck…

wah, mandan ana kemajuan lah kie. ora kalah karo kota2 liane

Salam Hormat, Salam Senyum Kanggo Sedulur Kabeh
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Perkenalkan, Saya H.M.Jamil,SQ,MPd ingin meminta dukungan Saudara dalam pemilihan Caleg DPR RI PPP 2009 Dapil Kebumen, Banjarnegara & Purbalingga.
Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

wah ikut seneng nih ngedengernya
selamat yah
moga moga makin sukses

Nyut, asline nek radar bms ada rubrik puisine luwih keren,. BUSUNG KUWE!
Nyut cerpene honore aja mung 40 ewu ya, satus ewu lha mantap

Inyong warga Banyumas melu jingkrakan duwe koran daeraeh dewek.
he…
tapi kang,britane templekna neng layar ya kaya ne wong kebumen.

aku sing manggon nang kebumen ya melu seneng………………
sing penting maju terus produktivitas jawa tengah………..

aq wong batam yg cinta purwokerto, jd dari radar aq bs liat sputar purwokerto.

tp aq butuh infone mas…bs dbantu kan ?

aq mo minta tlng info email nya karyawn radar asal kota cerih, tegal. nama panggilan yun (cowok)

nnti kirim ke email aq y kinasih_dewi@yahoo.com. thx buanget radarrrrr….

“radar banyumas”… terimakasih ya atas kehadirannya. tapi ko saya tidak menemukan lowongan pekerjaan di “radar banyumas” via website. gimana ni….?

Radar Banyumas…nyong wong kebumen, tapi siki uripe nang jakarta, nek arep monitor koran Radar Banyumas, ana sing online ra…ben ra ketinggalan berita seka kampung…..tulung sing weruh, liwat endi nyong bisa ndeleng britane wong banyumas…sekalian kenalan kie “blog”ku….http:\\y060bumen.blogspot.com, silahkan teka maring kene, insya Alloh ana informasi dunia islam’e

slm bwt tmnku yg fotonya da di klnder..

btw lg da lwongan da nie aq lg cari kerja..

EDP 2003. thks..

klo ga pliss coment ke fs.q aldo_aries@yahoo.com

selamat dan sukses, ana radar kebumen, nek bisa radare didadekna siji bae men ora kakeen radar, neke bisa radare nang kebumen bae men kebumen tambah ngetop gitu loooh

Cilacap adalah sebuah wilayah yang berada di salah satu pesisir pantai selatan, yang dimiliki oleh Propinsi Jawa Tengah, namun sayang kabupaten terluas di Jawa Tengah ini, ternyata kurang diberdayakan secara rapih dan apik oleh Pemerintah maupun masyarakatnya. Entah karena saking luasnya atau para pejabatnya yang terbelenggu keterbatasan dana, atau masyarakatnya yang kurang tanggap, ini memang sebuah persoalan lain, yang bisa saja menjadi sangat sensitip bila diperbincangkan. Keprihatinan kita “saya” yang akhirnya merantau ke kota lain diantaranya memang adalah susahnya mendapatkan pekerjaan yang bisa menghidupi secara layak “belum cukup” di kota tempat dilahirkan, bisa saja hal ini hanya menurut pandangan saya “entah..!?” , setelah 20 tahun lebih merantau, nampaknya kabupaten ini tidak begitu mengesankan dalam bersolek, ibarat gadis “selama 20 tahun kok dandannya hanya pakai lipstik semata. Jangan-jangan lipstiknya juga yang murahan dengan bungkus merk terkenal..? Tak bisakah berdandan yang lebih cantik sehingga daerah “terutama di kota cilacap” bisa lebih menarik “terutama wisatawan lokal”.
Pernah suatu kali saya bawa teman ikut mudik, dan berwisata ke beberapa wilayah tempat melancong. Apa kata mereka “Sebenarnya kalau memang berniat kabupaten ini bisa mempunyai daya tarik yang luar biasa. bila orientasi pembangunannya benar-benar sinergis” contonya tanya saya ringan waktu itu. Coba saja misalnya konsep pengembangan wisata di kabupaten ini di kemas dengan tatanan yang menyatu antara daerah wisata yang satu dan lainnya, tentu akan lebih menarik. Kemudian informasi wisata di tempat kita berkunjungpun, sangat minim, ini satu contoh saja, belum konsep pengembangan sektor lainnya”, Coba sekarang ada tanggul pemecah Ombak sudah terbuat, kenapa tidak dibuat sebuah tempat yang kita bisa lihat di sulawesi selatan “Pantai Losari” pasti daya serap wisata akan meningkat. Apalagi kabupaten ini merupakan kabupaten penghubung JaTeng dan JaBar. Begitu terus temanku yang satu ini nyerocos bagaimana potensi Kabupaten Cilacap ini sebenarnya bisa dikembangkan lebih baik lagi, perbincangan kami memang tidak dalam pembicaraan yang formal, dalam arti semacam uneg-uneg dia, seandainya para pejabat dan masyarakat bersatau membangun bersama, tentu hasilnya akan baik dan dapat terasakan bersama. Aku pikir benar juga… hanya saja kita tidak tahu master plant ke depan seperti apa kan…? yah akhirnya hanya do’a saja semoga kabupaten ini benar-benar menjadi salah satu kabupaten yang berpotensi dan ramah lingkungan. Mungkinkah…? Mungkin saja. Iya mbok Cah …? sruputan kopi hangat manis di tepi pantai teluk penyu “yang sama sekali gak ada penyunya walau itu hanya patung misalnya” menutup perbincangan dan kembali menuju tempat kami menginap.

thipluks@yahoo.com

aku wong bms,urip nang dabo,singkep.rasane kangen banget karo RADAR BANYUMAS,asliku desa kedungpring,kemranjen.hidup radar bms.semoga tetep jaya,,,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: