Q Newt

Archive for April 2007

biar

Posted on: April 30, 2007

biar orang bicara. biar hati yang tahu. biar waktu menjawab. biar tuhan menentukan.

Love of my life | You hurt me | You broken my heart | Now you leave me | Love of my life can’t you see | Bring it back bring it back | Don’t take it away from me | Because you don’t know what it means to me | Love of my life don’t leave me | You’ve stolen my love you now desert me | Love of my life can’t you see | Bring it back bring it back | Don’t take it away from me | Because you don’t know what it means to me | You will remember when this is blown over | And everything’s all by the way | When I grow older | I will be there at your side | To remind how I still love you | I still love you | I still love you

setahuku ini adalah lagunya queen. tapi belakangan ini aku dengernya dinyanyiin oleh dewidewi, grup vocal cewek yang dibentuk oleh ahmad dhani.

aduh ribet banged. jam empat kurang seperempat dah bangund. ya emang aku nyetel alarmnya jam segitu. “ga da yang lebih pagi  mas?” tanya temenku nyindir. setiap hari memang aku menyetel daily alarm di hapeku jam segitu. aku mesti bangun jam segitu memang. “ngapain?” tanya temenku lagi spontan. bekerja. itu satu-satunya jawaban yang rasional untuk menjawab pertanyaan temenku itu.

 pagi-pagi (masih jam bangun pagi itu) anto, loper agen signal juga telah nyatronin aku. dia menceritakan rencana pembagian koran yang dibawa dengan tama. terjadi diskusi kecil. eh tapi kasiah dia belum tidur, latian teater katanya. wah mahasiswa itu.

selain jam alarm yang menyapaku atau anto yang nyatronin aku. empat sms juga turut absen. isinya senada. mempermasalahkan hal yang sama. waduh isi detailnya ga aku umbar di sini ah. nanti kena sensor.

 “kena sensor mas? memangnya kenapa?” tanya temenku. sudah berulangkali memang postingku diblog baik di blog yang blogspot maupun yang di wordpress kena sensor. berbagai asalan memang kenapa postingku bisa disensor. dulu masalah pekerjaan. sekarang masalah itu. “itu apa mas?” cletuk temenku penasaran.

mmmm… tidak kukatanakn di sini haram. nanti terjadi peperangan. males juga rasanya perang terus. terus terang kan phipilps terang terus. halah ngiklan. nah gara-gara kata itu juga postingku juga disensor. ngga tau kenapa. anti aja kali sama nama itu. padahal penuturannya juga datar-datar aja. yang mengungkapkannya juga dalam bentuk past tenses.

 tapi sudahlah. aku tidak mau berperang. males. aku edit saja.padahal sih, kalau nama di belakang motorku juga dikasih. bukan aku yang ngasih. ah sudah-sudah mending aku edit saja. ngapain ribut.nguras energy untuk hal kaya gitu. dah ah aku  ngedit trus ngode.

aku memang tidak pernah benar-benar libur. ini hari minggu sebenarnya. memang sih di kantorku liburnya juga ga mesti hari minggu. juni misalnya. dia liburnya hari senin. pas banged sama student club-nya cheers cafe. tapi sekarang dia udahga pernah ngajakin aku ke sono. ga tau dia masih sering ke sana pa engga. eh jun besok dugem yu. sudah lama neh.

itu juni. lain lagi dengan chuby, dia liburnya hari selasa. dua orang yang tadi aku sebutin itu adalah redaktur. atau mas hari, redpel baru, liburnya hari minggu. mba upi, yang pemred, liburnya hari sabtu. tapi kalau orang-orang aku ini. seperti mas heni, mas doddy atau trio criwis (mba enggar – pimrpus, mba neni – sekretaris redaksi, mba fani – bagian iklan), ya liburnya seperti orang kebanyakan, hari minggu.

aku memang tidak pernah benar-benar libur. hari minggu harus aja ada yang musti diurusin. minggu lalu misalnya, aku mesti nganterin koran ke pelanggan karena korannya ga dateng. padahal aku sedang jalan-jalan. atau aku tetep mesti berurusan dengan agen karena ada sedikit keterlambatan. atau aku juga mesti tetep ke agen di purbalingga misalnya, karena dia janji bisa ngelunasinnya pas hari minggu pagi. yang pekerjaan yang tetep itu adalah, pada hari minggu atau bukan minggu. aku tetep harus membuat (baca : ngeprint) label kiriman koran.

ya itulah aku dan pekerjaanku. dan sekarang aku harus mulai kembali bekerja. seteleh tadi pagi aku jalan-jalan sama mba upik, ale mba ori ke GOR. liat-liat tanaman hias yang harganya ga masuk akal menurut ukuran kantongku. karena menurutku yang masuk akal menurut ukuran kantongku adalah membeli sepatu, jelana jeans, jas.

tadi pagi juga boss aang mengundang kami (aku dan mba upi) untuk makan di rumahnya. akhirnya jadi deh acara kumpul ibu-ibu pkk. mba upi dan mba nur (istrinya boss aang) ngerumpi sambil masak cap cai. dan kita ini yang bapak-bapak cuman bisa nungguin sambil menahan rasa lapar.

hari mingguku aku tutup dengan bersenang-senang dengan adik-adikku. “mas mengko sore jalan-jalan ya,” teriak adikku sesaat sebelum aku memejamkan mata untuk tidur siang. “oke deh.” jawabku setengah males.

saat sore tiba. tentu saja adik2u itu menagihku untuk jalan-jalan. tak bisa menolak karena aku sudah berjanji. setelah mandi (tumben mandi, biasanya ga pernah), aku naikkan kedua adikku dan satu temennya ke atas jupe guwe yang sudah 3 hari ngga aku pakai.

“keman neh?” tanyaku. “taman satria,” jawab mereka kompak. hah dasar orang ndeso jalan-jalan aja ke taman satria. eits tapi ga juga. toh yang dicari bukan tempatnya bukan? nyatanya aku malah yang merasa bahagia menikmati keceriaan bercanda dengan ketiga cewek-cewek kecil itu. kapan-kapan lagi ya adik-adik kecilku.

dan semoga saja aku tidak pura2 lupa atau pura2 sibyuk. dah sekarang mamasmu yang ganteng ini bekerja dulu. tanggal muda nanti kita akan pergi ke moro untuk beli susu.

kim, ntar kalau ga keluar kota ke rumah ya. bentar aja. thanks.

satu pesan singkat masuk di hapeku hari ini sabtu 28 april 2007 pukul 06:10:33 (jam sebenarnya 15 lebih awal). sejak beberapa hari yang lalu sebenarnya bude menyuruhku untuk ke rumahnya. ngajarin dia excel dan buatin dia email. “emangnya dia belum bisa apa mas?” tanya temenku.

bude adalah seorang ahli gizi. dia bekerja di Rumah Sakit Margono Soekarjo, Purwokerto. aku tidak begitu ingat betul jabatannya, tapi kalau aku masuk margono (maksudku  berkunjung). dia sering duduk di ruang poli gizi. di depannya duduk pasien (pasien atau apa aku ga tahu istilahnya yang jelas yang lagi ngobrol sama dia, mungkin konsultasi). nah sekarang dia naik jabatan, dan seperti biasa aku juga ga tau tepatnya jabatan barunya apa “aku ga perhatian banged ya aku sama sama bude?” gumamku. “ember!” kata temen di sebelahku. “boro-boro sama bude sama temen atau sama saudara bahkan sama pacar aja ga perhatian.” semprot temenku.

nah sekarang dia memintaku untuk ngajarin dia email. tentu saja ini terkait dengan jabatan barunya kali. dan sekarang dia memintaku untuk ngajarinnya excel juga secara itensif selama 10 hari. “semoga ini tidak akan menjadi masalah.” “masalah apa to mas,” cletuk temenku. “ah brisik.” bentakku.

 eits, udah jam 12:46. padahal aku janjinya jam 13.00. means its time to go. oke deh.

mcfotodalamys15.gif 

lagi seneng aja nyetel lagu-lagu radja. ga semuanya seh sebenarnya. lagunya yang teranyar aja. patah hati. ga tau kenapa juga, ko tiba-tiba jadi suka dengeri lagu ini. aku ga nggatekna malah isinya dari lagu itu apa. tapi aku suka aja dengerinnya. iya suka titik. pertama kali denger lagu ini. suatu hari di sebuah warung sate di purbalingga. sito yang yang nunjukkin padaku. waktu pertama kali denger lagu itu, kayaknya aku tidak aneh mendengarnya. kaya kenal gitu. eh bener tebabakkanku, ternyata memang lagunya radja. setelah itu, lagu patah hatinya radja selau terngiang di telingaku. reff nya begini, bukannya aku tak takut mati hanya karena sering patah hati, yang aku takut bila patah hati engkau nekad lalu bunuh diri.”

sito-ne.jpg
ini sito. nama aslinya… emm sipa ya. aku lupa. yang jelas tidak lebih bagus dari nama panggilannya. orangnya kecil. kate. udah keturunnan kali ya. tingginya setelingaku lah. 158 cm mungkin. sudah menikah. sudah juga punya anak. istrinya, mba eni, 3x lipat gedenya dari dia. wah ko bisa ya. anaknya namanya sigun (gunawan kayaknya nama aslinya). kate juga. maklum kan bapaknya juga. sito bekerja di agen penyalur tunggal purbalingga. loper mungkin. ah pokoknya segala yang berkaitan dengan keagenan permediacetakan.

sampai sekarang, kami kadang masih sering bertanya kenapa kami bisa dekat. awalnya… ga tau juga. dulu pertama kali bertemu dia waktu aku dibawa mas heni kemana-mana. keagen-agen. ditrainning. wktu narik uang setora ke penyalur tunggal aku ketemu dia. tentu saja waktu itu aku masih culun. diem aja ndengerin. setelah itu yang narik ke penyalur tunggal guweh. sering-sering ketemu mungkin itu yang membuat kami akrab.

sekarang aku seperti punya dunia sendiri kalau di sana. bosnya penyalur tunggal. walaupun cina (maaf bukan rasis) tapi baik, mba nana, istrinya juga baik. bisa gila-gilaan. tempat ini sangat istimewa buat aku. aku disana bisa ngapain aja bersama mereka. nyate. atau bahkan masang spanduk KKR (ngga tau KKR singkatannya apa). bahkan saking istimewanya, penyalur tunggal sito, pak yudi, mba nana, mba eni, dan anak-anaknya yang kadang nakal, anjing-anjing yang berkeliaran, mamih yang mukanya jutek. bakul esteh yang silih berganti tiap bulan. semuanya bisa meredakan stressku. melepas kepanatan. melupakan segala permasalahan.