Q Newt

kembali bekerja

Posted on: April 29, 2007

aku memang tidak pernah benar-benar libur. ini hari minggu sebenarnya. memang sih di kantorku liburnya juga ga mesti hari minggu. juni misalnya. dia liburnya hari senin. pas banged sama student club-nya cheers cafe. tapi sekarang dia udahga pernah ngajakin aku ke sono. ga tau dia masih sering ke sana pa engga. eh jun besok dugem yu. sudah lama neh.

itu juni. lain lagi dengan chuby, dia liburnya hari selasa. dua orang yang tadi aku sebutin itu adalah redaktur. atau mas hari, redpel baru, liburnya hari minggu. mba upi, yang pemred, liburnya hari sabtu. tapi kalau orang-orang aku ini. seperti mas heni, mas doddy atau trio criwis (mba enggar – pimrpus, mba neni – sekretaris redaksi, mba fani – bagian iklan), ya liburnya seperti orang kebanyakan, hari minggu.

aku memang tidak pernah benar-benar libur. hari minggu harus aja ada yang musti diurusin. minggu lalu misalnya, aku mesti nganterin koran ke pelanggan karena korannya ga dateng. padahal aku sedang jalan-jalan. atau aku tetep mesti berurusan dengan agen karena ada sedikit keterlambatan. atau aku juga mesti tetep ke agen di purbalingga misalnya, karena dia janji bisa ngelunasinnya pas hari minggu pagi. yang pekerjaan yang tetep itu adalah, pada hari minggu atau bukan minggu. aku tetep harus membuat (baca : ngeprint) label kiriman koran.

ya itulah aku dan pekerjaanku. dan sekarang aku harus mulai kembali bekerja. seteleh tadi pagi aku jalan-jalan sama mba upik, ale mba ori ke GOR. liat-liat tanaman hias yang harganya ga masuk akal menurut ukuran kantongku. karena menurutku yang masuk akal menurut ukuran kantongku adalah membeli sepatu, jelana jeans, jas.

tadi pagi juga boss aang mengundang kami (aku dan mba upi) untuk makan di rumahnya. akhirnya jadi deh acara kumpul ibu-ibu pkk. mba upi dan mba nur (istrinya boss aang) ngerumpi sambil masak cap cai. dan kita ini yang bapak-bapak cuman bisa nungguin sambil menahan rasa lapar.

hari mingguku aku tutup dengan bersenang-senang dengan adik-adikku. “mas mengko sore jalan-jalan ya,” teriak adikku sesaat sebelum aku memejamkan mata untuk tidur siang. “oke deh.” jawabku setengah males.

saat sore tiba. tentu saja adik2u itu menagihku untuk jalan-jalan. tak bisa menolak karena aku sudah berjanji. setelah mandi (tumben mandi, biasanya ga pernah), aku naikkan kedua adikku dan satu temennya ke atas jupe guwe yang sudah 3 hari ngga aku pakai.

“keman neh?” tanyaku. “taman satria,” jawab mereka kompak. hah dasar orang ndeso jalan-jalan aja ke taman satria. eits tapi ga juga. toh yang dicari bukan tempatnya bukan? nyatanya aku malah yang merasa bahagia menikmati keceriaan bercanda dengan ketiga cewek-cewek kecil itu. kapan-kapan lagi ya adik-adik kecilku.

dan semoga saja aku tidak pura2 lupa atau pura2 sibyuk. dah sekarang mamasmu yang ganteng ini bekerja dulu. tanggal muda nanti kita akan pergi ke moro untuk beli susu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: