Q Newt

Archive for Mei 2007

rasanya ga berguna banged ya tiap posting cuman nyritain bingungnya merangkai kata. tapi memang sebenarnya itu yang terjadi kepadaku. tapi sudahlah. biarlah itu kuanggap sebagai proses. biarlah itu juga terjadi. memang mungkin aku seperti itu. emang ga bisa ngapa-ngapain. terlalu pede aja. padahal compong.

dan sekarang aku juga mau nulis apa adanya aja. sebisaku. selepas burung elang yang terbang tinggi. [duh kapan ya aku bisa terbang]. rasaya pasti senang. melayang-layang di udara tanpa beban. sudah! kamu memang selalu begitu. kenapa tidak hadapi aja kenyataan ini. hidup yang realistisa ja lah.

dan, sekarang sudah jam 1:58 am. dah larut banged sebenarnya. wah pasti besok aku ngantuk berat. dah gitu minggu paginya habis pergi ke banjar. bekerja sekalian njajal motor v-ixion. enak banged deh tuh motor.

ngapain juga ya aku belum tidur jam segini? ya itu tadi baca-baca blognya orang. cari insipirasi. trus nyoba posting juga. walau seringkali bingung.

tapi, ada yang istimewa yang gw dapet pagi hari ini. putri titian. sebelumnya sebenarnya aku ga tau kalau itu namanya putri titian. secara tidak sengaja, aku buka salah satu tulisan terhangat dalam wordpress bahasa indonesia. setelah kubuka ternyata gambarnya anak itu. yang sering main di senetron-sinetron remaja di sctv. ternyata emang aku suka nonoton sintroin. tapi sumpah putri titian itu lulcu, imut. i love u.

saking senengnya aku buatin link ke wordpress-nya yang memuat tentang putri titian. buat ngobatin stressku.

ini lho putri titian :
putri titian putri titian putri tititan

Iklan

selalu saja begini. susah ngeluarin isi kepala. seolah terlalu banyak yang membendung kepalaku. sesak rasanya.

setelah menulis beberapa kalimat tidak jelas di atas. jemariku berhenti menyentuh keyboard. tak ada kata yang tercipta. tak ada kalimat yang terangkai. aku hanya diam memikirkan kenapa aku selalu begini. selalu saja bingung kalau mau ngungkapin sesuatu. dan aku hanya bisa mendengarkan lagu-lagu koleksnya si aa gelo [imam suryaningrat]. lumayan juga buat merelaxin pikiranku. tapi tetep saja susah untuk membuat tulisan ini.

ketik. delete. ketik. delete. ah kenapa begitu susahnya merangkai kata-kata ini. aku tak tahu kenapa. selalu saja begini. apa aku yang terlalu underestimate terhadap diri sendiri. apa aku emang ga terlalu pede ya untuk nulis sesuatu.

jadinya bagus gak ya? tulisannya layak baca ga ya? kalimatnya wagu ga ya? sebagus punya mereka ga ya? pertanyaan-pertanyaan itu yang membuat sesak kepalaku. seolah aku emang ga bisa ngapa-ngapain. seolah orang-orang saja yang bisa melakukan posting dengan tulisan yang bagus. “emang nyatanya iya kan?” hati kecilku bertanya.

ah aku tidak tahu. karena selalu saja begini. [sebenarnya setelah kelimat pertama pada paragraf ini, ingin sekali kudelete posting ini. kayaknya ga ada gunanya banged. useless. ga mutu. tai]

sudah lama juga sebenarnya aku ga ngeblog. persisi seminggu yang lalu seh posting terakhirku. dan sekarang, pagi ini, sabtu 12 mei 2007 tiba-tiba saja aku pengen ngeblog. udah lama juga kali ya, dah gitu banyak juga kejadian yang ga gw dokumentasiin di blogku ini.

alasan lain yang sering muncul ketika aku mau ngeblog selalu saja tidak pede. bingung gimana nulisnya. bagus apa ngga nantinya. gimana/apa yang mau nyritain. karena ternyata emang aku kayaknya dah ga bisa nulis lagi. nggrotal-ngratul ora genah. blog ini mending ya karena tata bahasa, cara penuturannya memang sekarepe, walau tetep saja sebenarnya kan mesti memikirkan bagaimana tulisan di blog itu enak dibaca enak diikuti.

kemampuan menlisku memang sudah tidak lagi diasah. dulu ga bisa sekarang dah lupa. aku tidak mau mengatakan aku tidak bisa [maksudnya biar ga tertanam di alam bawah sadarku]. cuman susah aja sekarang kalau harus merangkai kata, membentuk cerita. bahkan nulis klinong aja aku lama mikirnya, gimana piramida terbaliknya. darimana mulainya. apa yang mesti ditonjolinnya. pasti deh itu klinong kena edit habis-habisan sama mas hari. duh.

 tapi ya ga papa lah. daripada tumpul terus menerus mending diasah.

part thre; anjing!

“anjing!” umpatku dalam hati. kenapa aku begitu bodoh. menulis saja tidak bisa. merangkai kata saja aku tak mampu. bagaimana aku bisa disebut temennya sofyan yang jebolan OS.
“memangnya OS itu apa mas?” tanya temanku.
“Oyod Suketh, sebuah Lembaga Pers Mahasiswa di kampusku,” jawabku singkat.
“menurutmu kalau kamu jebolah sebuah pers kampus harusnya bisa nulis,” crocos temanku.
“ya iya lah. pers itu kan ujung-ujungnya nerbitin media. entah elektronik,atau cetak. dan OS itu nerbitin media yang jenis yang kedua. jadinya mesti membuat berita, yang dituangkan dalam sebuah tulisan. tulisan itu menceritakan suatu ide, atau persitiwa atau apa, yang terdiri dari rangkai kata, kalimat hingga paragraf,” balasku panjang lebar.
“trus?” sambung temanku singkat.
“berarti dulu aku ngapain ya. tulisanku dulu itu pasti wagu ya?” jawabku
“emang rumangsamu dulu kamu gimana? pandai? cakap mbuat kalimat. pinter nyampein ide dalam bentuk tulisan? coba mas pikir ulang,” temanku menimpali setengah menghina.

anjing. kuketik kata itu dengan penuh kekesalan atas diriku.

sampai di sini aku makin bingung. bingung bagaimana aku menuangkan semua yang ada dalam pikiranku. bagaimana muntahkan kekasalan atas kebodohan diriku. hingga akhirnya aku buntu. hanya bisa mengumpat.anjing!

(insya allah kalau ga males bersambung)

part two; nyangkem tok!

bisa apa aku ini. aku hanya bisa nyangkem ( banyak bacot). mending banyak bacot menghasilkan duit. tung diundang mbokmu, eh tung desem waringing misalnya. cas cis cus dengan menggelora berapi-api,satu orang 500.000 harus keluar dari kantong peserta yang hendak mendengarkan ocehannya.

tapi lihatlah aku. hanyak banyak omong. tak ada maknanya. compong! begitu istilah juni. hanya bisa mengumpat. ngorong-ngorong. tapi kosong. tak ada isinya. hah anjing! begitu lagi-lagi yang terdengar di kedalaman hatiku.

kemudian aku termenung setelah kuumpat diriku habis-habisan. aku terdiam tak bergerak. kepalaku mulai pening. perutku mulai sakit. perih. mual rasanya. dan hanya hempasan nafas panjang dan berat yang keluar dari mulutku.

(smoga bisa ada sambungannya)

part one;anjing!

aku selalu bingung jika harus memulai postingku. tak tahu harus memulainya dengan tulisan apa. harus bagaimana kurangkai kata sehingga membuat kalimat. satu kalimat terbentuk,sesaat kemudian kudelet. dan kembali keawal. selalu itu yang terjadi kebingungan kembali menggelayuti. begitu seterusnya.

mengapa orang-orang itu selalu begitu mudahnya menulis. sedangkan aku, untuk membuat satu kalimat aja butuh berapa kali tulis hapus tulis hapus. ah anjing. umpatku dalam hati.

lihatlah! tak ada makna dibalik kalimatku bukan? kata-katanya asal nyambung. ga ada unjung pangkalnya. ga tau mu kemana arahnya. ga jelas mau nyitain apa.

tentu saja ini akan jauh lebih parah kalau dilihat paragraf. pragraf, ya paragraf. bukan kan paragraf itu rangkaian dari kalimat yang menceritakan suatu ide. tentu saja paragraf yang terbentuk jauh sama sekali dari menceritakan suatu gagasan. bukankan pragraf itu – menurut guru sd ku – terdiri dari induk kalimat dan kalimat pendukung. ada paragraf yang kalimat awalnya sebagai induk kalimat dan kalimat seterusnya adalah kalimat pendukung. atau ide suatu pragraf itu ada di belakang dan kalimat-kalimat sebelumnya adalah kalimat penjelas.

tapi lihatlah paragraf-paragraf yang kubuat. paragraf-paragraf yang dibuat dari rangkaian-rakaian kalimat. kalimat-kalimat yang tidak jelas unjung pangkalnya. ya. tenju saja hasilnya ga da bermakna. bahkan jangankan mencari maknanya, atau mencari idenya. membacanya saja sudah membuat bingung.

tai. bodoh sekali aku ini. membuat kalimat saja tidak becus.

(insya allah bersambung)

sepasang sandal hitam. jelek. lusuh. tergeletak pasrah. tampaknya siempunya telah semena-mena menginjak-injaknya setiap saat.

melihat sandal dengan kondisi seperti itu. sudah barang tentu aku langsung tahu siapa siempunya. juni. ya itu dia orangnya. tapi dimana dia. kenapa sandalnya saja yang tertinggal. clingak-clinguk. ternyata dia menukar sandal buluknya dengan sepatu bututku.

langsung aja aku meminta nba neni memijitin password tipun. tentu saja karena hanya orang-orang tertentu yang bisa memijitnya. lalu aku melanjutkan dengan menekan nomernya juni.

tidak salah memang dugaanku. di ujung tilpun juni mengakuinya kalau dia memakai sepatuku. dan dia sedang berada di wisata niaga. hah? juni nginep di wisata niaga. ada apa gerangan. mana mungkin dia punya duit untuk tidur di sana. ah pertanyaan ga penting, karena kalau aku tanyain pasti jawabannya juga garing.

setelah kutunaikan seluruh kewajibanku pagi ini. aku putuskan untuk mengambil sepatuku di wisata niaga.

“zunianto subekti, kamar 227,” dengan gaya seperti sering mengunjungi hotel ku langsung bertanya pada resepsionis wisata niaga. “lantai 2, naik lift, belok kiri.” jawab resepsionis itu singkat dan ramah.

tidak sulit menemukan kamar yang dituju. stelah sebelumnya aku sebenarnya sempat ragu untuk naik lift. “waduh ini sama ga ya kaya yang di sri ratu,” pikirku sedikit ragu. ya aku emang ga pernah naik lift selain di sri ratu. ndeso banged ya guweh.

seteleh ku ketuk beberapa kali. seorang lelaki kecil, krempeng, rambut acak-acakan, kaos kusut, dan mata merah, keluar dari balik pintu.

tidak ada yang aneh di kamar itu. dua bed dibalut sprey putih masing-masing masih acak-acakan. “karo sapa jun?” tanyaku sedikit menyelidik. “kancaku sekang jakarta.” jawabnya lurus. “wadon?” tanyaku penasaran. “lanang. aku ya ora wani ya ga wadon.” jawabannya dengan gayanya yang has.

iya ding jun. kamu mana mungkin wadonan. dan aku pecaya itu. emang aku.

HBO. layar tivi pagi itu menyajikan film yang ga tahu judulnya apa. seteleh bercakap-cakap ga jelas, akhirnya juni memutuskan untuk mandi. “adus newt.” juni menawarkan. seteleh kupikir-pikir ini kesempatan emas memang. mandi di hotel. mana seblumnya kayaknya belum pernah aku mandi di hotel. kuingan-ingat juga tidak ada tanda-tanda aku pernah mandi di hotel.

“ana kancane ora jun,” tanyaku beberapa saat kemudian.

hih dasar. kecakepan guwe. mandi aja mesti ada kacanya. ga harus si sebenarnya. cuman asik aja kalau ada kaca waktu mandi. bisa melihat diriku telanjang saat basah. rasanya beda gitu. bisa pula kupandang wajahku lekat-lekat. juga ngaca di kamar mandi adalah kesempatan terbaik untuk mengagumi kegantenganku. hahaha!

setelah aku berada di dalam kamar mandi. keder juga sebenarnya. maklum baru pertama. ada mouthwash 4 botol. 4500/botol, begitu tulisan yang tertera di atas deratan empat botol itu. oh berarti ini kalau dipake bayar,pikirku. kirain fasilitas. ga jadi make. padahal kan aku pengen coba. belum pernah juga pake mouthwash.

kutanggalkan pakaianku, celana yang udah dua minggu belum dicuci, dan baju radar yang melekat siang malam selama 3 hari 3 malam.

langusng saja kumenuju kran. wah pake shower. eh iya kan yang kaya gitu namanya shower [nyambing dari kran dengan slang sekitar 1.5 meter lalu di ujungnya ada kepalanya dan banyak bolongan-bolongan kecil]. kubuka kran yang sebelah kanan. mulanya air yang keluar biasa aja. tapi sesaat kemudian air itu terasa hangat.

kaget juga aku. dan rasanya aneh mandi air anget. kuputuskan untuk mematikannya dan kunyalakan kran yang kiri. air yang keluar dari kepala shower itu ternyata dingin. ah seger. ini yang kumau.

sambil menghadap kaca, aku guyur seluruh badan ku dari ujung kepala. sesaat kuletakan, showernya. dan saat air masih mengalir di badanku. saat itulah aku kembali memandang kaca itu dan kukagumi diriku. ganteng emang sebenarnya aku. tapi ko sekarang lemaknya banyak ya. hihi. gendut.

oke deh. yang jelas mandi di wisata niaga. adalah kali petama aku mandi di hotel. tak akan kulupa sampai mati. hihihihi.


It’s Me, Q NEWT!

porno_.jpg

Kalender

Mei 2007
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

theCaskims

Nyalakan Semangatmu; Apa Yang Terjadi Sekarang, Apa Yang Kamu Pikirkan Kemaren! Rencanakan Hidupmu!

Blog Stats

  • 48,763 hits