Q Newt

(semoga) lebih baik!

Posted on: September 29, 2007

sedang tidak ceramah, apalagi menggurui. ini hanya konsumsi pribadi. untuk penyadaran diri. tidak ada yang berbobot dari tulisan ini, mendingan jangan buang waktumu untuk membaca hal yang ga penting ini. mending mengerjakan hal-hal yang bermanfaat. selain itu tulisannya juga ngalor ngidul ngga genah, maklum bloger amatir.
___

sungguh ini bukan sekedar sesumbar bahwa puasa yang kujalani memang tidak terasa. setelah hitung-punya hitung sekarang sudah memasuki hari yang ke 18. berarti kalau ngikutin keputusan muhammadiyah bahwa idul fitrinya tanggal 12, puasanya tinggal 11 hari lagi. berarti satu hari lagi sudah memasuki 10 hari yang terakhir.

jujur puasa kali ini sungguh sangat beda. paling tidak beda dengan 2 tahun kemaren. tahun kemaren misalnya, medotnya saja sampai 5 hari (seingatku), mungkin lebih. medot itu tentunya dengan alasan yang tidak jelas, misalnya karena kepanasan. karena perjalanan jauh. kecapean. dan segudang alasan laminyya. puasa aja yang hukumnya wajib, bolong-bolong begitu, apalagi tarawihnya. boro-boro tarawih yang hukumnya sunah, shalat lima waktunya aja jarang-jarang dikerjain. tapi itu tahun lalu.

sekarang? alhamdulillah sedikit berbeda dengan tahun kemaren. bukankan akan sangat rugi kalau sama dengan tahun kemarin. berarti kita mengalami stagnasi atau bahkan kemunduran. tapi sekali lagi sukur alhamdulillah, sekarang terasa berbeda walau hanya sedikit. shalatku ga bolong-bolong, itupun dengan kesadaran penuh. bukan semata-mata menggugurkan kewajiban.

pernah sekali ga subuh waktu paginya aku tidur setelah sahur, trus aku mimpi basah.
dan kalau si marsitol benar, bahwa mimpi basah membatalkan puasa, berarti aku sudah bolong puasa satu hari. duh sayang banged. tapi aku ga tahu kalau mimpi basah membatalkan puasa. lagian ko bisa ya mimpi basah lagi puasa begini. lama ga dikluarin kali ya. ups! beberapa kali shalat isya saat menjelang imsak, shalat lain mefet di akhir waktu.

itu soal puasa dan shalat wajib. bagaimana tarawihnya?  tarawihnya memang hanya kukerjakan beberapa hari saja. sampi hari yang ke 18 ini, kayakny baru 5 malem kukerjakan tarawih. itupun karena aku nganter adiku yang masih berusia 12 tahun dan 9 tahun (semoga tidak salah).

tapi yang paling peting bukan ritual seperti itunya kan? tapi bagaimana kita paham kenapa kita mesti melaksanakan ritual tersebut.

suatu hari aku disms oleh nurockman, fotografer, the one and only, radar banyumas. dia memberi ucapan kepadaku di malam awal puasa. dan kujawab dengan soknya, “ok (sama-sama), semoga puasanya bukan ritual belaka.” duh maaf kalau tersinggung, tidak bermaksud sama sekali.

aku hanya pengen menyadarkan diri bahwa dalam  mengerjakan kewajiban agama kita tidak hanya melaksanakan ritualnya, tapi paham esensinya. (sok banged ya aku). ngapain shalat kalau masih korupsi. ngapain shalat kalau masih minum-minuman keras. ngapain shalat kalau masih wadonan. apa hanya buat kedok biar terlihat alim. biar terlihat anak baik di depan umum. ngapain lapar-lapar puasa kalau hanya menggugurkan kewajiban. tapi setelah puasa hak orang diembat. makan serakus-rakusnya. maaf sekali lagi tidak bermaksud sok. aku sedang ngomongin diriku sendiri.

tidak tiba-tiba memang aku merasakan hal seperti itu. aku juga mengalami pergulatan batin yang cukup serius. perenungan yang cukup mendalam. halah! tapi yang jelas aku dapat pencerahan dari aktifitas blogwalking. membaca postingan2 yang mencerahkan. terima kasih teman-teman.

nah, sebelum puasa ini berakhir dan untuk memaksimalkan sepuluh hari terakhir, tidak berlebihan kiranya kalau aku melakukan evaluasi diri terhadap apa yang telah dilakoni sepanjang 17 hari kemaren. ini penting! dengan evaluasi bukankan kita bisa  melihat  di mana kelemahan kita. apa yang bengkok biar kita pisa luruskan. apa yang kurang biar kita bisa tambah. apa yang baik yang bisa kita tingkatkan. tentu saja ini dilakukan agar hari esok lebih baik, agar sepuluh hari terakhir akan lebih baik.

dan yang jauh lebih penting adalah ketika bulan puasa ini berakhir. kenapa? karena bulan ini adalah bulan penggemlengan. dimulai dari adzan subuh. bahwa tepat pada saat adzan berkumandang kita tidak boleh lagi untuk makan atau minum. dan sebelumnya telah pula diingatkan dengan tanda imsak. setelah itu, hingga adzan magrib diserukan oleh muadzin, sebagai tanda berbuka. kita dilatih dilatih merasakan rasa lapar, rasa haus yang mungkin tidak asing dirasakan oleh gelandang, atau orang-orang miskin yang ada di lingkungan kita.

proses melewati detik demi detik setelah adzan subuh hingga magrib tentu saja tidak mudah. banyak godan yang dihadapi. rasa lapar, rasa haus. kesabaran menanti saat berbuka. kesabaran menahaan godaan untuk tidak menatap wanita-wanita seksi yang berbalut busana ketak hingga jelas lekuk tubuhnya. tidak mengerjakan hal-hal yang mengurangi nilai-nilai berpuasa. karena ini yang akan kita aplikasikan nanti sebelas bulan kemudian.

bagaimana nanti shalat kita setelah ramadhan berakhir, lha wong pada saat puasa aja bolong-bolong. bagaimana kita bisa punya kesadaran untuk membantu orang-orang miskin, orang tidak mampu yang lapar sepanjang tahun, kalau kita tidak pernah merasakan puasa, atau kadang puasa kadang tidak.

sekali lagi bukan ritualnya yang penting, tapi pemahaman kita dibalik ritual tersebut. puasa telah mengajarkan kita untuk tepat waktu, saat adzan subuh. puasa mengajarkan kita untuk jujur, saat menjalankan puasa. puasa mengajarkan kita untuk berbagi saat berbuka. dan tentu masih banyak lagi. tapi setidaknya ini yang aku pahami. dan spirit ini yang nantinya akan kita bawa setelah bulan puasa berlalu.

dan pada sebelas bulan itu, godaan akan semakin berat. sekarang gemblenglah diri kita semaksimal mungkin untuk bekal nanti. duh kalau puasaku masih bagaimana nanti setelah puasa akan sadar kalau di sekeliling kita ada yang kelaparan dan membutuhkan uluran tangan kita ya? kalau shatal aja masih kadang-kadang, bagaiman nanti ya, mungkin malah ngga ngerjain sama sekali. sepuluh hari tersisa ini, harus jauh lebih baik. amin.

Iklan

15 Tanggapan to "(semoga) lebih baik!"

selamat menjalankan ibadah puasa, kawan.

qnewt said:
jadi tersanjung ketamuan bang jarar.makasih bang.selamat berpuasa juga.salam buat ibang nadya dan istri abang.semoga selalu sehat dan bahagia.

-suatu hari aku disms oleh nurockman, fotografer, the one and only, radar banyumas. dia memberi ucapan kepadaku di malam awal puasa. dan kujawab dengan soknya, “ok (sama-sama), semoga puasanya bukan ritual belaka.” duh maaf kalau tersinggung, tidak bermaksud sama sekali.-

nurochman temen gw juga. dia orang bagus kalo moto.
semoga blog lo lebih manfaat, ga kayak milik gw.

salam kenal juga.

*lirik blogroll*
……
*ngakak*
Gyahahuahuahua…. yang paling atas itu URL-nya fpi-online, tapi dikasi nama (Bukan FPI). 😆
Tapi benar sih. Saya sendiri meski ndak suka sama itu front, tapi masih mencoba berlaku adil dengan tidak membuat fitnah. Kalo fakta, iya.

Betewe, puasanya ada yang bolong nggak? Hayo! Hayo! Kalo bolong capek nebusnya ntar :mrgreen:

at alex
makasih mas alex dah repot-repot berkunjung ke teras rumah saya. tentang (bukan) fpi, saya cuman mau belajar aj. seprti aku juga ngasih blogrollnya mas alex. banyak belajar dari pemikiran2nya mas alex. makasih sekali lagi.

ayoo kamu bisa…
selamat menahan nafsu

makasih mas alex dah repot-repot berkunjung ke teras rumah saya.

Hlohh??? Sejak kapan namu merepotkan? Orang cuma nyuri2 waktu dari rekan yang ngintai kerjaan keliaran baca-baca postingan dan mampir, kok 😛
Kalo situ mau keluarin jamuan buat ngejamu saya, juga oke :mrgreen:
*mupeng deh*

tentang (bukan) fpi, saya cuman mau belajar aj. seprti aku juga ngasih blogrollnya mas alex. banyak belajar dari pemikiran2nya mas alex.

*kopi nyembur*
Dih! Dih! Macam aku ini guru besar saja 😆
*timpuk*

Tapi, sip… sip…
Yang penting kita bisa nilai yang mana cuma buat njelek-jeleki yang mana yang beneran. Meski pun mungkin kita ndak suka juga dengan yang dijelek-jeleki itu, ya mesti adil.

Udah bagus kok blogrollnya dibikin nama begitu 😉

*balik ke kerjaan lagi* 😦

@alex
saya ko kayaknya serius banged ya. ga bisa becanda dikit gitu, ngga cerdas banged ya. liat deh kalau bales comment bahasanya lurus banged ga becanda. seperti juga yang di bawah ini dalm rangka nganggapin komennya mas alex persis di atas ini.

semenjak awal puasa, saya banyak baca postinganya orang. termasuk seleb blog berita basi berita heboh atau berita mesum itu. karena saya tahu persis saya masih belajar dalam hal perblogan ini. kedua saya tidak begitu pintar untuk membuat posting yang bagus. jadinya baca punya orang. banyak hal aku dapetin dai baca blog orang itu. pencerahan, pengetahuan baru, cara menulis, dansebagainya.

yang paling kerasa banged adalah saya sedikit-sedikit tersadarkan agar tidak hanya menjalankan ajaran agama hanya ritual saja. tapi kita tahu makna dibalik itu. mungkin ini karena lagii puasa aja kali. ya. dan tentu saja salah satunya postingannya mas alex itu.

ah, ngeblog itu candu.

@ iudha
makasih sudah mampir di teras rumah saya. nurochman seh emang jago dalam hal moto. saya juga berharap ini bermanfaat, paling tidak untuk diri sendiri. sebagai ruang ‘curhat’.

@ragsa
iya neh puasa nahan nafsu ternyata ga gampang. duh mana puasanya udah mau kelar lagi. gimana ya nanti setelah bulan puasa lewat. masih bisa nahan nafsu? selamat berpuasa.

pernah sekali ga subuh waktu paginya aku tidur setelah sahur, trus aku mimpi basah.
dan kalau si marsitol benar, bahwa mimpi basah membatalkan puasa, berarti aku sudah bolong puasa satu hari. duh sayang banged. tapi aku ga tahu kalau mimpi basah membatalkan puasa. lagian ko bisa ya mimpi basah lagi puasa begini. lama ga dikluarin kali ya. ups! beberapa kali shalat isya saat menjelang imsak, shalat lain mefet di akhir waktu.

katannya puasa nahan nafsu…….hayo ngaku diapain tuch MR*?
:mrgreen: moga ajah mpe kelar nggak batal…….. 🙂

ngga tau deh. kalau tidur tangan saya ngga kontrol. duh..

sebagai ruang ‘curhat’.

hmm, ga sekedar ruang curhat, namun lebih.
keep on arabian aksen at comment!!
haha!

fufufu…smangadh kawan! ntar lage bulan fuasa uda mo selse…jadi hari-hari trakhir harus tambah smangadh, khan sayang? hohoho…
oh ya, nanti ikot pesta blogger daerah nda? di jogja? coba aja liad di
http://antobilang.wordpress.com/2007/09/27/pesta-blogger-2007/
dateng yak?
ow ya, salam lage dari Ian, anak fak boso linggis. ni lagi maen di warnedna saia^^

@hoek
maaf baru baca commentnya. baru pulang fitness. ini pertama kali fitness seumur hidup. mau pingsan rasanya. sampe mun***2 segala. duh ini mungkin akan menjadi pengalaman yang paling menyenangkan deh.

ian? anak banjar. adik kelasku kayaknya. yang pacarnya kecil cakep itu. iannya juga kecil walau tidak cakep seperti saia (halah ikut2an hoek)

pesta blogger. saya ikut. cuti nanti saya deh. sekalian liuburan.

Kemana ajah negh si kenyut !

@mbelgedez
ga kemana2. disini aja. asyik baca blognya orang. terakhir yang lagi ngetrend membahas tentang malingsia itu. termasuk punya panjenengan.

[…] 10, 2007 lama rasanya tidak posting. terakhir posting adalah ‘(semoga) lebih baik’. sebenarnya tidak ada kendala yang berarti kenapa saya ngga posting. komputer di kantor semuanya […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

It’s Me, Q NEWT!

porno_.jpg

Kalender

September 2007
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

theCaskims

Nyalakan Semangatmu; Apa Yang Terjadi Sekarang, Apa Yang Kamu Pikirkan Kemaren! Rencanakan Hidupmu!

Blog Stats

  • 48,750 hits
%d blogger menyukai ini: