Q Newt

Status Facebook dan Esemes

Posted on: Januari 6, 2010

Saya sebenarnya tidak telaten untuk membalas komentar-komentar yang jumlahnya juga tidak banyak atas status saya di facebook. Saya sering kali menelatarkan status saya (baca : tidak diapdet), sampai berhari-hari. Saya juga sering, tidak membalas komentar-komentar teman saya atas status facebook saya, dan saya timpa saja dengan status baru.

Dan setelah membuat status baru itu, saya juga meninggalkannya begitu saja. Tidak otomatis terus mencurahkan segala pikiran, perasaan dan harta untuk facebook tersebut. Ada macem-macem alasan dan saya cari alasan juga untuk tidak konsen diperpesbukan.

Tapi kondisi itu malah mendorong saya untuk melakukan yang lebih dari itu. Yaitu menulis. Seperti yang saya lakukan sekarang ini. Walau di lain sisi, saya yakin, dari beberap orang yang saya tag saja, hanya beberapa orang yang membaca tulisan ini. Apalagi orang yang tidak saya tag.

Ya memang sekarang jamannya beg beg beg begitu. Menurut M. Arief Budiman si empunya blog mybothsides.blogspot.com, di jaman ini, yang instant akan memperoleh banyak pengikut. Yang ngajak mikir dan merenung akan berkurang fansnya. Yang instant itu menawarkan kemeriahan, sedangkan yang memerlukan waktu untuk mencernanya akan menyediakan ketenangan.

Karena alasan di atas, maka saya menurunkan catatan ini (halah bahasanya kayak wartawan ajah!). Soalnya agak penting. Dan agak genting. Takutnya ketika saya tinggalkan begitu saja status saya yang terakhir itu, ada orang yang berpadangan negatif terhadap saya. Padahal si saya juga tidak ada plus-plusnya sama sekali. Hanya sok plus saja.

Beberapa teman saya berkomentar macam-macam atas status facebook saya yang saya posting tadi sore, yang berbunyi : “Al Qayyum, Al Majid, Al Wajid, Al Wahid, Al Ahad, As Shamad, Al Qadir. Sebrknn 7 Asma Allah ini pd 15 orf. Insya Allah keingnmu akan t’capai. (Demi Allah, Jgn diremehkan) From Bos Aang (Aang Radarmas) 08:46 4/1/10.” [Terjadi salah ketik dalam status tersebut. Saya memang sering melakukannya. Harap maklum.]

Itu memang sumbernya dari sms teman saya yang juga bos saya. Pagi-pagi sms tersebut masuk ke hape sayah tidak bisa buat facebookan itu. Karena saya tidak punya kesempatan untuk membalas langsung saat itu juga, saya membalasnya agak siangan.

Saya tidak melakukan apa yang diisyaratkan dalam sms tersebut, tapi saya malah membalas sms ke bos saya itu begini; “Demi Allah aku ingin tahu apa arti 7 Asama Allah tersebut?”

Di facebook, teman lama saya yang galak tapi baik hati, berkomentar, “Kata2 ‘Demi Allah’ kok ya dbwt main2! Memprihatinkn kmu newt..,” begitu tulisan dalam komentarnya.

Saya bingung, dan saya bertanya dalam hati. Benarkah saya telah main-main dengan kata ‘Demi Allah’. Saya pikir tidak. Kalau dari nadanya, malah bos Aang tuh yang main-main. Lihat saja balasan smsnya ke saya; “Demi Allah aku klalen artine. Hi3x.” Kalau dari nadanya dia kan yang bermain-main. Tapi saya pikir kami berdua sedang tidak main-main.

Jadi gini, prinsip saya (maaf loh kalau prinsip saya salah, kalau saya mau melakukan sesuatu, saya harus tahu dulu apa yang saya lakukan. Baik itu caranya maupun tujuannya. Misal, kenapa kita harus shalat, saya harus tahu dulu apa tujuan shalat (ini saya harus banyak belajar dan sedang belajar), bagaimana cara shalat. Jadi shalat tidak hanya jengkang-njengking. Atau yang lain misalnya, kenapa saya harus bekerja, kenapa saya mencintai anak saya, kenapa saya memakai calana. Saya, harus tahu maksud dan tujuannya.

Demikian juga dengan sms itu. Kenapa saya tidak langsung menyebarkan sms itu kepada 15 teman saya yang lain. Pertama, saya tidak tahu apa arti dari tujuh Asma Allah itu. Makanya saya tanya dulu pada si pengirim sms, apa arti dari tujuh asma Allah tersebut. Apa salah kalau kita tanya karena kita tidak tahu. Wong tanya Allah itu siapa, dimana, bagaiman juga tidak apa-apa kan? Atau tabu?

Kedua, saya tidak tahu, bagaiman sebenarnya kita menyikapi sms semacam ini. Bagimana mungkin kita akan melakuan sesuatu tapi tidak tahu ilmunya. Iya kalau yang kita lakukan itu benar, bagaimana kalau menyesatkan. Bagi saya orang yang sudah sesat karena sering ngaji mbelgedez.com, bisa tambah sesat!

Dari http://www.tafsir-hadis.com saya kutip bahwa pemberian prioritas yang dibenarkan oleh agama ialah prioritas ilmu atas amal. Ilmu itu harus didahulukan atas amal, karena ilmu merupakan petunjuk dan pemberi arah amal yang akan dilakukan. Dalam hadits Mu’adz disebutkan, “ilmu, itu pemimpin, dan amal adalah pengikutnya.”

Saya bukan orang yang satu-satunya yang mendapat sms semacam itu. Dan sms di tersebut juga bukan satu-satunya yang bernada sama.

Ree Sha, teman saya yang lain, berkomentar; “aku juga kemarin dapat sms mirip-mirip gitu nyut … (ora ngormati wong tua banged kieh nulis newt dadi nyut ). Atau Tatang Bae Lah dalam komentarnya juga menanyakan bagaimana kalau ada sms semacam itu.

Nah jadi dari tulisan ini saya ingin mengaskan bahwa saya tidak main-main dengan akta ‘Demi Allah’ itu, karena saya memang tidak tahu artinya. Kedua kepada siapa saja yang tahu tentang bagaimana menyikapi sms tersebut dan semacamnya mohon memberikan pencerahan. Biar orang yang masih belajar seperti saya ini tidak kesasar kemana-mana.

Eh, yang tentang bos aang yang menuliskan komentar di status facebook saya itu yang berbunyi; eh boleh percaya boleh tidak….aku dapat iklan senilai Rp 1.250.000 hari itu juga! (naksudnya setelah kirim sms tersebut), saya pikir itu urusan lain. Di luar esensi pembahasan tulisan saya ini.

Terakhir, yang terpenting menurut saya adalah; kita tahu apa yang kita lakukan. Tahu cara melakukannya, tau ilmunya serta tahu maksud dan tujuannya. Katanya neh ilmulah yang membenarkan niat dan membetulkan perbuatan yang akan dilakukan.

Ditulis di Istana Ciku, Senin 4 Januari 2009. Selesai pukul 21.48, setelah sempat terhenti sebentar karena Nak Baby Ciku Callysta bangun karena kegerahan, maklum kamarnya tidak berpendingin ruangan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

It’s Me, Q NEWT!

porno_.jpg

Kalender

Januari 2010
S S R K J S M
« Jul    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

theCaskims

Nyalakan Semangatmu; Apa Yang Terjadi Sekarang, Apa Yang Kamu Pikirkan Kemaren! Rencanakan Hidupmu!

Blog Stats

  • 48,763 hits
%d blogger menyukai ini: