Q Newt

Archive for the ‘Daily’ Category

Saya sebenarnya tidak telaten untuk membalas komentar-komentar yang jumlahnya juga tidak banyak atas status saya di facebook. Saya sering kali menelatarkan status saya (baca : tidak diapdet), sampai berhari-hari. Saya juga sering, tidak membalas komentar-komentar teman saya atas status facebook saya, dan saya timpa saja dengan status baru.

Dan setelah membuat status baru itu, saya juga meninggalkannya begitu saja. Tidak otomatis terus mencurahkan segala pikiran, perasaan dan harta untuk facebook tersebut. Ada macem-macem alasan dan saya cari alasan juga untuk tidak konsen diperpesbukan.

Tapi kondisi itu malah mendorong saya untuk melakukan yang lebih dari itu. Yaitu menulis. Seperti yang saya lakukan sekarang ini. Walau di lain sisi, saya yakin, dari beberap orang yang saya tag saja, hanya beberapa orang yang membaca tulisan ini. Apalagi orang yang tidak saya tag.

Ya memang sekarang jamannya beg beg beg begitu. Menurut M. Arief Budiman si empunya blog mybothsides.blogspot.com, di jaman ini, yang instant akan memperoleh banyak pengikut. Yang ngajak mikir dan merenung akan berkurang fansnya. Yang instant itu menawarkan kemeriahan, sedangkan yang memerlukan waktu untuk mencernanya akan menyediakan ketenangan.

Karena alasan di atas, maka saya menurunkan catatan ini (halah bahasanya kayak wartawan ajah!). Soalnya agak penting. Dan agak genting. Takutnya ketika saya tinggalkan begitu saja status saya yang terakhir itu, ada orang yang berpadangan negatif terhadap saya. Padahal si saya juga tidak ada plus-plusnya sama sekali. Hanya sok plus saja.

Beberapa teman saya berkomentar macam-macam atas status facebook saya yang saya posting tadi sore, yang berbunyi : “Al Qayyum, Al Majid, Al Wajid, Al Wahid, Al Ahad, As Shamad, Al Qadir. Sebrknn 7 Asma Allah ini pd 15 orf. Insya Allah keingnmu akan t’capai. (Demi Allah, Jgn diremehkan) From Bos Aang (Aang Radarmas) 08:46 4/1/10.” [Terjadi salah ketik dalam status tersebut. Saya memang sering melakukannya. Harap maklum.]

Itu memang sumbernya dari sms teman saya yang juga bos saya. Pagi-pagi sms tersebut masuk ke hape sayah tidak bisa buat facebookan itu. Karena saya tidak punya kesempatan untuk membalas langsung saat itu juga, saya membalasnya agak siangan.

Saya tidak melakukan apa yang diisyaratkan dalam sms tersebut, tapi saya malah membalas sms ke bos saya itu begini; “Demi Allah aku ingin tahu apa arti 7 Asama Allah tersebut?”

Di facebook, teman lama saya yang galak tapi baik hati, berkomentar, “Kata2 ‘Demi Allah’ kok ya dbwt main2! Memprihatinkn kmu newt..,” begitu tulisan dalam komentarnya.

Saya bingung, dan saya bertanya dalam hati. Benarkah saya telah main-main dengan kata ‘Demi Allah’. Saya pikir tidak. Kalau dari nadanya, malah bos Aang tuh yang main-main. Lihat saja balasan smsnya ke saya; “Demi Allah aku klalen artine. Hi3x.” Kalau dari nadanya dia kan yang bermain-main. Tapi saya pikir kami berdua sedang tidak main-main.

Jadi gini, prinsip saya (maaf loh kalau prinsip saya salah, kalau saya mau melakukan sesuatu, saya harus tahu dulu apa yang saya lakukan. Baik itu caranya maupun tujuannya. Misal, kenapa kita harus shalat, saya harus tahu dulu apa tujuan shalat (ini saya harus banyak belajar dan sedang belajar), bagaimana cara shalat. Jadi shalat tidak hanya jengkang-njengking. Atau yang lain misalnya, kenapa saya harus bekerja, kenapa saya mencintai anak saya, kenapa saya memakai calana. Saya, harus tahu maksud dan tujuannya.

Demikian juga dengan sms itu. Kenapa saya tidak langsung menyebarkan sms itu kepada 15 teman saya yang lain. Pertama, saya tidak tahu apa arti dari tujuh Asma Allah itu. Makanya saya tanya dulu pada si pengirim sms, apa arti dari tujuh asma Allah tersebut. Apa salah kalau kita tanya karena kita tidak tahu. Wong tanya Allah itu siapa, dimana, bagaiman juga tidak apa-apa kan? Atau tabu?

Kedua, saya tidak tahu, bagaiman sebenarnya kita menyikapi sms semacam ini. Bagimana mungkin kita akan melakuan sesuatu tapi tidak tahu ilmunya. Iya kalau yang kita lakukan itu benar, bagaimana kalau menyesatkan. Bagi saya orang yang sudah sesat karena sering ngaji mbelgedez.com, bisa tambah sesat!

Dari http://www.tafsir-hadis.com saya kutip bahwa pemberian prioritas yang dibenarkan oleh agama ialah prioritas ilmu atas amal. Ilmu itu harus didahulukan atas amal, karena ilmu merupakan petunjuk dan pemberi arah amal yang akan dilakukan. Dalam hadits Mu’adz disebutkan, “ilmu, itu pemimpin, dan amal adalah pengikutnya.”

Saya bukan orang yang satu-satunya yang mendapat sms semacam itu. Dan sms di tersebut juga bukan satu-satunya yang bernada sama.

Ree Sha, teman saya yang lain, berkomentar; “aku juga kemarin dapat sms mirip-mirip gitu nyut … (ora ngormati wong tua banged kieh nulis newt dadi nyut ). Atau Tatang Bae Lah dalam komentarnya juga menanyakan bagaimana kalau ada sms semacam itu.

Nah jadi dari tulisan ini saya ingin mengaskan bahwa saya tidak main-main dengan akta ‘Demi Allah’ itu, karena saya memang tidak tahu artinya. Kedua kepada siapa saja yang tahu tentang bagaimana menyikapi sms tersebut dan semacamnya mohon memberikan pencerahan. Biar orang yang masih belajar seperti saya ini tidak kesasar kemana-mana.

Eh, yang tentang bos aang yang menuliskan komentar di status facebook saya itu yang berbunyi; eh boleh percaya boleh tidak….aku dapat iklan senilai Rp 1.250.000 hari itu juga! (naksudnya setelah kirim sms tersebut), saya pikir itu urusan lain. Di luar esensi pembahasan tulisan saya ini.

Terakhir, yang terpenting menurut saya adalah; kita tahu apa yang kita lakukan. Tahu cara melakukannya, tau ilmunya serta tahu maksud dan tujuannya. Katanya neh ilmulah yang membenarkan niat dan membetulkan perbuatan yang akan dilakukan.

Ditulis di Istana Ciku, Senin 4 Januari 2009. Selesai pukul 21.48, setelah sempat terhenti sebentar karena Nak Baby Ciku Callysta bangun karena kegerahan, maklum kamarnya tidak berpendingin ruangan.

Iklan

Menulis

Posted on: Juli 27, 2009

Saya sadar saya rapuh. Saya sadar saya lemah, tapi saya tahu saya punya kekuatan besar untuk membuat saya kuat dan luar biasa!

Seorang teman pernah menulis di status facebooknya tentang kebenciannya terhadap orang yang menulis kata-kata bijak di status facebook. Saya sempat memberikan komentar, bertanya seperti apakah kata-kata bijak itu? Sayang kebenciannya sudah pudar, sehingga dia tidak bergairah lagi untuk membalas komentar saya.

Sebelum saya memberikan komen pertanyaan tentang seperti apakah kata bijak yang dimaksud, saya menuliskan komentar dengan membuat pertanyaan “kenapa kita tidak memberikan energi positif kepada orang lain?” Sepertinya teman saya masih terbawa emosi, sehingga dia juga membalas komentar saya dengan ‘serius’.

Di facebook, tentu orang bebas mau nulis apa aja. Mau nulis tentang kegelisahan, rasa senang, bahagia atau bahkan rasa benci seperti yang diungkapkan teman saya itu (saran saya seh tidak menulis hal-hal negatif). Juga bebas mau menulis kata apa saja, termasuk kata-kata bijak, yang dibenci teman saya itu yang sampai sekarang saya tidak tahu kata-kata bijak yang dimaksud itu seperti apa.

Saya juga sering menulis hal-hal yang tidak penting di status facebook. Tidak ada yang melarang bukan? Wong facebook itu gratis kok. Kita bisa melakukan apa aja dengan barang gratis bukan? Hanya saja saja lebih memilih menulis hal-hal yang positif di status facebook saya.

Bukan karena saya sok, tapi kondisilah yang membuat saya jarang mengganti status. Saya seringkali baru mengganti status facebook sehari sekali, bahkan sampai beberpa hari tidak diganti. Selain tidak punya ide, juga tidak ada kesempatan. Wong saya tidak punya laptop yang bisa ditenteng kemana-mana dan bisa kontek internet di mana-mana. Apalagi punya telepon pintar  yang bisa kontek internet. Saya hanya mengandalkan internet di rumah yang
kecepatannya kayak kura-kura, dan nunut di kantor istri saya. Namanya nunut, makainya juga terbatas. Harus tahu diri.

Selain kondisi tersebut, saya juga berkeyakinan bahwa menulis itu akan berpengaruh pada kehidupan kita. Terlalu jauh mungkin. Tapi yang jelas berpengaruh pada daya ingat kita.

Waktu jaman SMP dulu, saat tes saya sering membuat contekan. Tapi contekan itu pada akhirnya tidak saya gunakan. Bukan karena takut sama pengawas, tapi ternyata apa yang saya tuliskan di kertas contekan itu, saya  inget.

Mungkin begini, saat membuat contekan, kita membaca buku, kemudian menuliskan ringkasannya di kertas cetakan yang biasanya berukuran ramping dan memanjang. Saya tidak pernah menuliskan contekan di paha,
seperti teman-teman cewek saya pernah lakukan.

Nah saat pertama kali membaca, mata kita sudah menyampaikan pesan yang dilihat dan ditransfer ke pikiran kita. Namanya juga membuat contekan, tidak semua materi yang ada di buku disalin semua. Yang penting-penting saja. Ini proses kedua di pikiran kita. Kemudian kita menuliskannya. Saat kita menuliskan, apa yang kita tuliskan itu secara tidak sadar dikirimkan lagi ke  pikiran lagi. Jadi minimal tiga kali nyangkut di pikiran apa yang kita tuliskan tersebut.

Itulah kenapa saya nulis status facebooknya ‘jayus’, ‘basi’ yang saya anggap hal positif.

Selain karena keyakinan tentang menulis itu tadi, saya juga sadar bahwa saya orang yang rapuh dan lemah, gampang nyerah dan seabreg hal negatif lainnya. Yang di lain sisi sebenarnya seperti apa yang diungkapkan orang, bahwa setiap orang punya GIANT POWER dalam dirinya. Dan itu bisa kita bangkitkan dari pikiran kita, dari apa yang kita yakini.

Jadi saya memilih menulis yang positif, saya tidak muluk-muluk biar orang lain ikut mendapat pengaruh positif dari hal (yang saya anggap) positif yang saya tuliskan di status facebook. Saya hanya pengen menumbuhkan, menjaga dan memelihara semangat dan hal positif dalam diri saya. Kalau ada orang lain yang terpengaruh sukur. Kalau tidak ada, paling tidak saya telah menumbuhkan keyakinan positif dalam diri saya.

akhir-akhir ini saya disibukan oleh ulah seorang anak perempuan. ada-ada saja ulah anak itu. minta gendong lah, minta main kuda-kudaan lah, minta dibeliin sepeda lah. saat dia minta gendong, saya jawab, “memangnya saya mbah surip.

itu tentu saja bukan cantika callysta aisha. wong anak saya yang cantik jelita itu baru bisa muter-muter di atas kasur dan guling-guling hingga jatuh. dia adalah anak tetangga yang tiap hari main di istana ciku, rumah kami. jarak rumahnya dan istana ciku itu memang hanya terhalang satu rumah.

dia sebenarnya anak baru di komplek kami. orang tuanya baru menempati rumah itu sekitar satu bulanan. tapi semenjak menempati rumah baru itu, anak perempuan kecil yang sekarang baru masuk tk itu sudah slanang-slonong masuk istana ciku.

awalnya risi juga, namanya anak kecil, kadang banyak ulahnya. pegang ini lah itu lah, ya walau tidak ada barang berharga di istana ciku, tetep saja rasanya risi. tapi lama-lama malah keasikan sendiri.

maksudnya lumayan buat hiburan. istri saya dan asisten rumah tangga keluarga ciku sering ngerjain dia. ditanyain macem-macem, sampai diajarin warna dengan warna yang salah. maksudnya kalau dia pakai baju merah, istri saya menyebutnya hijau, dan sebagainya. ya dia manut aja, wong dia belum tahu warna apalagi angka.

“tamba ngantuk,” ujar asisten rumah tangga keluarga kami.

sekarang tambah jadi deh ulah si perempuan kecil yang yang mempunyai nama sebut saja ‘syasya’ itu. kalau sore saya anter istri saya bekerja, dia minta cium tangan. kalau sore setelah kami datang kembali, dia menyambut dengan ceria dan ‘lendotan’ di kaki saya.

“kaya bapaknya aja nih syasya,” kata saya saat syasya lendotan.

“ke bapaknya aja ga gitu om,” ujar pengasuh syasa yang kata mommy ciku mirip mantan saya itu (mommy ciku terlalu!)

tapi memang gitu kelakuan syasa, tadi sore malah, sebelum saya berangkat ngater istri saya bekerja, saat saya bermain bersama callysta, datanglah si syasa itu. langsung deh dia mencari perhatian, dengan langsung menjatuhkan tubuhnya di atas punggungku yang memang sedang berbaring telungkup di atas perlak bersama callysta.

sambil terus becanda, kami juga sesekali memalingkan pandangan ke televisi. kebetulan lagi ada acara musik hits di rcti. saya memang suka nonton acara begituan, dari dahsyat kalau pagi, hits siang hari, sampai mantap di sore hari.

mungkin karena saking banyaknya acara musik kayak begitu, jadinya lagu-lagunya familiar di telingan siapa saja. tidak hanya orang-orang seumuran saya, dari orang tua hingga anak-anak banyak hafal lagu-lagu band-band atau penyanyi dewasa.

saat saya memalingkan muka ke televisi itulah muncul lagunya the dance company, papa rock n roll. menyanyilah kami bersama. ternyata syasa juga hafal lagu itu. tapi saya tidak menyanyikannya persis, tapi memlesetkannya beibeh menjadi syasa.

‘papa ga pulang syasa, papa ga bawa uang syasa’

menurut gsoyip yang saya denger dari istri dan asisten rumah tangga ciku, papah syasa itu adalah seorang pemain turntable. dia memang jarang di rumahnya sini. kadang di bandung kadang di bali. tergantung lagi ada acara di mana.

saat kami menyanyikan lagi itu dengan diplesetkan ke syasa, sepertinya syasa kerasa. dia tertunduk sambil ‘nguwel-nguwel’ ujung perlak.

“waduh cilaka,” kata saya ke istri saya yang lagi siap-siap mau berangkat.

tidak menunggu lama, akhirnya saya mencoba membuyarkan syasa.

“gendong apa syas? sini gendong,” kata saya ke syasa.

“kalau ngga kuda-kudaan aja, ayo naik.” kata saya lagi ke naila sambil pasang posisi kuda.

ternyata trik ini berhasil, syasa dengan malu-malu naik ke punggung saya. dan beraksilah si syasa. mulai dari menutup saya, sambil beraksi layaknya menunggang kuda. “waduh anak kecil ini kok, lancip bener pantatnya,” teriak saya.

tapi syasa cuek, dia malah semakin menjadi dengan memegang kuping saya dan menariknya sambil terus lunjank-lunjak di atas punggung saya. di depan saya callysta memperhatikan dengan seksama. sepertinya dia cemburu. dia mulai ngiak-ngiuk (berkata-kata, tapi dengan bahasa bayi) sambil lambenya jebaw-jebew tanda mau nangis.

sambil tetap ditungganggi syasa saya mencoba menenangkan callysta. memperhatikan dia lagi, seteleh beberapa saat dicuekin.

“waduh repot bener, brasa sudah punya anak dua!” teriak saya sambil mengakhiri permainan itu dan bersiap berangkat mengantar mommy ciku yang baru punya anak satu.

saya lagi suka lagu ini. ngga suka-suka banged tapi cukup menghibur. tidak bagus memang, lha wong suara penyanyinya, si olga syahputra aja pas-pasan. tidak beda jauh lah dengan suara saya. kayaknya juga dia menggemari penyanyi yang juga tidak beda dengan saya, rhoma irama.

saya memang sudah lama penasaran dengan lagi ini. karena sudah sekitar dua atau tiga bulanan yang lalu. si olga ini dikabarkan, digosipkan dan dikoar-koarkan oleh rafi ahmad dan luna maya di acara andalan mereka dan acara yang membuat saya sering telah berangkat kerja, dahsyat.

lagu ini kabarnya dibuat oleh charly st 12. band yang saya suka juga. walau kadang digugat istri saya. bukan karena saya suka sama bandnya, tapi karena syair-syarinya katanya. menurut istri saya syair-syairnya sedih-sedih. coba aja tengok dahan dan ranting , halah, judul-judul lagunya, ada jangan pernah berubah, cari pacar lagi, saat terakhir. sebenarnya saya juga sukanya bukan karena syairnya tapi karena menurut saya musiknya pas di telinga dan jiwa saya.

bah lagu itu dilounching kemaren, tanggal 24 maret. saat ulang tahun pertama dahsyat. ya lucu deh lagunya. syairnya lebih pendek dari lagunya melly goeslow, i just wanna say i love u. kalau lagunya bunda melly (sebutan rafi dan olga untuk melly goeslaw), terdiri dari7 kata. ini cuman 2 kata.

tidak tahu juga apakah lagu hanya single. satu doang maksudnya, bukan berupa album. karena sekarang kayaknya bebeberapa pembuat lagu ngandelin yang konsep begitu-begitu juga (sok tahu). soalnya kayaknya dengan adanya RBT, kalau penyanyi atau musisi cuman nelorin satu lagi aja, dan lagunya disukain pasar, baik itu pasar tradisional ataupun pasar modern, penghasilan dari RBT aja kabarnya tidak kalah dengan mereka mengeluarkan album.

by the way, saya ngga suka yang ribet-ribet. ngga sok serius-serius atau sok berkualitas. saya sih tuh lagi mau bagus, menurut musikalitasnya, suaranya, tampang penyanyinya, atau tidak. kalau tuh lagu pas di telinga saya, ya saya nyanyiin aja.

saya habis ini mau download lagunya olga syahputra di sini. pasti suda ada yang upload di 4shared.com. kalau nanti ada uang ya saya pasang NSPnya. semoga lagu ini tidak digugat istri saya. walau lagunya melow. hantu lagi judulnya, hancur hatiku.

ngga kan mom? daddy ngga hancur kok hatinya. daddy bahagia bersama mommy and baby. daddy happy being ciku family!

seharian ini saya kerja bakti. dari jam 8 pagi sampai jam 3an lebih. ini adalah kerja bakti paling lama yang pernah saya ikuti. biasanya paling dari jam 8, paling lama selesai jam 1. hasilnya, kulit saya tambah hitam karena terbakar matahari.

padahal kami hanya mengerjakan pemasangan lampu penerangan  jalan. itupun hanya menghasilkan 5 titik. dari sekitar 7 jam itu, paling waktu efektinya sebenarnya 3 jam. yang lama itu medang, ngrumpi dan ngalor-ngidul ngga jelas.

belum juga kerja menghasilkan apa-apa, bergelas-gelas kopi, mendoan, gorengan tahu keluar dari rumah pak rt. jadilah kami berhenti. ngerumpilah bapak-bapak ini dalam beberapa grombol. kalau sudah  begini, lupa deh sama pekerjaan.

yang bekerja juga sebenarnya beberapa orang, yang lain itu hanya ngalor-ngidul ga jelas. seperti saya tentu saja. lha mau gimana lagi. lha kerja bakti bukanya bawa peralatan yang dibutuhkan, datangnya lenggang kangkung ga bawa apa-apa. apa yang mau dikerjain dengan tangan kosong. motong bambu pake gigi?

baru beberapa saat ‘bekerja’, keluar lagi minuman, karena rada panas, minuman ber-es yang keluar. tidak lupa gorengan tempe stengah matang alias mendoan. berhentilah lagi aktifitas kami. medang, ngrumpi lah lagi.

begitulah kerja bakti di tempat saya tinggal. saya yang paling muda sendiri cuman ikut-ikutan aja. ada orang ikut  gotong bambu, saya ikut. ada bapak-bapak motong bendrat, saya ikut.

tapi saya seneng kalau kerja bakti. seneng karena banyak medang dan makan gorengan tentu saja.

di tempat saya tinggal, perum griya karen indah 2, terutama rt 1, kegiatan bapak-bapaknya memang lumayan aktif. beberapa program berjalan dengan baik. seperti kerja bakti. kerja bakti ini berjalan dengan baik. maksudnya kerja baktinya berjalan, alias jalan-jalan ngalor ngidul ga nggenah. hehehe.

kerja bakti ini rutin diadakan setiap bulan. biasanya hari minggu, minggu kedua. tidak banyak yang dikerjakan sebenarnya saat kerja bakti tersebut. paling bersih-bersih rumput jalan, yang sering semena-mena menyembul dari paving. lain waktu membersihkan saluran air. itu yang paling sering.

kalau tidak ada kasus-kasus tertentu seperti bulan ini. membuat penerangan di sepanjang jalan yang bersebelahan dengan sawah. perlu diketahui bahwa perumahan saya ini mewah (mefet sawah). selama ini memang, jalan yang membujur dari utara keselatan, yang posisinya mefet sawah ini, kondisinya gelap kalau malam. bukan khawatir ada maling, tapi ga nyaman aja kalau malem-malem lewat jalan gelap.

setiap kerja bakti biasanya ada sekitar 30 orang yang dateng. lumayan banyak. banyak menghabiskan makanan dan minuman maksudnya. kalau tadi pagi mungkin hanya sekitar 20 orang. itupun hanya sampai jam 11an. yang sampai jam selesai paling separonya.

jumlah kepala-keluarganya sendiri di rt 1 hanya sekitar 50an. sedangkan rt  2, katanya sedikit lebih banyak. ya 2-3 kepala keluarga lebihnya.

perum griya karen indan 2 ini memang terdiri dari 2 rt, yang beranaung di dalam 1 rw. perumahannya lebih ‘eksklusif’ dibandingkan saudara tua dan saudara mudahnya, karen 1 dan 2 yang nota bene berlokasi berdampingan. karen 2 ada satpamnya soalnya. tapi tetep aja sama-sama mefet sawah.

oh iya selain kerja bakti, setiap bulan rutin diadakan rapat warga. biasanya hari minggu malem senin. tempatnya bergantian. dari rumah satu ke rumah yang lain. nah bulan depan giliran rumah saya yang akan disinggahi bapak-bapak ini.

saya ngga nongkrong hari ini. mau belanja keperluan baby ciku. begitu sms saya kepada temen nongkrong saya.

hari ini saya ngga nongkrong, kalau boleh ya dibacanya kerja. soalnya sebenarnya saya lebih  banyak nongkrongnya daripada kerjanya. entah  itu nongkrong di kantor dewan perwakilan daerah kabupaten, nongkrong di depan komputer kantor istri saya. atau nongkrong di kamar kecil.

“kita kan  bukan pegawai negeri.jadi kalau kita tidak kerja tidak merugikan uang negara (rakyat).” tutur istri saya dalam percakapan kecil di atas mio kencana waktu kami meluncur ke toko shinta.

pagi ini saya ngga nongkrong. saya malah pergi dengan istri saya ke sebuah toko perlengkapan  bayi yang ada di ruko terminal lama purwokerto. lha istri saya  berarti ga bekerja? dia berarti makan gaji buta dong?

istri saya kerjanya malem. jadi seperti kelelawar.

kalau saya sendiri. apalagi saya. saya terserah saya aja. mau kerja, mau berangkat, mau tidur seharian. mau tiap hari dolan-dolan juga ga bakal ada yang protes. lha orang saya ga ada yang nggaji kok.

sebenarnya saya sudah mau berangkat nongkrong. jam 8.30 saya udah siap mau berangkat. tapi liat istri tertidur pulas, saya ngga tega membangunkannya. tadi pagi kami baru sampai rumah jam 3.30. biasanya jam 2 udah sampai rumah. tapi kata istri saya printer yang buat master koran lagi error jadi agak terlambat. sampai di rumah shalat isya, shalat sunat malam. nunggu adzan subuh sebentar lalu kita shalat subuh. setelah itu tidur.

jadilah saya yang sudah berpakaian rapi itu hanya baca koran sampai jam 10, sebelum akhirnya saya  memutuskan untuk berganti kostum dan menemani istri saya belanja kebutuhan  baby ciku.

baby ciku menurut dokter sudah berusia 33 minggu. menurut informasi, kelaihar bayi itu sekitar 40 minggu. bisa maju 2  minggu atau mundur 2 minggu. jadi kalau maju 2 minggu berarti si  baby ciku lahir sekitar 5 minggu lagi. kalau perkiraan dokter maret awal.

baby ciku adalah anak pertama kami. mommy and baby ciku. karena sudah semakin dekatnya kehadiran baby ciku di tengah-tengah keluarga ciku. maka kami selaku calon orang tauanya sudah sepantasnya memperisapkan segala sesuatunya.

kami beli macem-macem deh keperluan baby ciku itu. dari mulai bedong, gurita hingga baju. menurut dokter seh si baby ciku itu cewek. dalam pikiran saya juga begitu, bahwa baby ciku itu cewek. itu kenapa saya siapkan satu nama cewek, callista aisha. menurut ciri-cirinya baby ciku citu juga cewek.

tapi ga tahu juga seh. kata orang walau hasil USG cewek bisa saja salah. bisa saja cowok. makanya kami belinya pakaian baby ciku juga warna-warna netral, hijau, orange, putih. tapi sebenarnya saya juga binggung kalau nanti baby ciku cowok, lha saya belum  nyiapan namanya je.

belum semua kebutuhan baby ciku kami beli. mommy ciku sudah nyatet keperluannya sebenarnya, tapi karena sudah capek, kaki istri saya juga sudah bengkak. jadi baru sebagaian kebutuhan baby ciku yang kami beli.

rencananya, sisanya akan kami ajukan kepada teman-teman kantor. agar kebutuhan baby ciku yang belum kami beli, dikado saja oleh mereka. hehehehe maunya!

tadi malam saya main futsal lagi. ini adalah kali ketiga saya main futsal. kuper banged kan saya. saya main futsal bareng temen-temen tongkrongan  saya.

seru juga ternyata main futsal. serunya saya ga pernah dapat bola, bukan ga pernah, jarang lah. pas dapetpun, sepertinya si bola itu ga mau dengan  kaki saya. kalau ga salah mengarahkan bola, ya bolanya kena oleh teman saya. akhirnya yang ada saya cuman lari-lari di lapangan sintetis yang katanya temen-temen saya tuh ukurannya setengah lapangan bola. ukuran lapangan bola saja saya ga ngerti.  

tapi lumayan. lumayan membuat saya sakit seluruh badan selama 10 hari waktu pertama kali main futsal. gila 10 hari, seluruh badan saya rasanya sakit semua. jalan aja susah. penderitaan  yang sangat tidak setimpal. lha wong waktu pertama kali itu saya cuman main 10  menit. itupun 2X 5 menit.

5 menit pertama, saya dengan culunya tendang bola ga jelas, tapi penuh semangat. ela dalah saya waktu pertama kali main futsal, saking semangatnya ga tau kalau bola keluar lapangan. saya  main tendang aja. lah emang tuh bola ga keluar lapangan, wong kena jaring kok.

setelah lima menit dada saya merasa panas, nafas keliatannya tinggal dikit. saya berhenti. masoloh tuh yang namanya dada, panasnya minta ampun. hiperbolanya kayaknya mau meledag. pikir saya padahal saya jarang banged ngrokok. sebulan 7 batang aja udah banyak banged.

setelah beberapa saat berhenti saya main lagi.  tapi itupun ga berlangsung lama. sama, ternyata saya ejakulasi dini. cuman kuat 5 menit doang. jadi deh total cuman  maen 10 menit. bayar 10ribu, saya ga tau harga perjamnya berapa. tergantung jam sepertinya. tapi waktu itu kita patungan 10ribuan.

main 10 menit, bayar 10ribu, sakit 10 hari! perfect!

tapi sekarang saya udah lebih mendingan. waktu main yang kedua saya full 60 menit main. prestasi yang sangat luar biasa. peningkatan yang sangat tob banged.

yang kedua itu, saya sama temen-temen mainnya lebih slow. banyak guyon. saya malah bisa membobol gawang sebanyak, ya sekitar 5 biji lah. nurokhman, sang fotografer radar banyumas, jebol pertahananya , badan doang dia gede. hehehe!

main yang kedua ini saya juga sakitnya juga ga lama. dua hari udah normal lagi. tiga hari lah. setelah yang kedua ini akhirnya temen-temen, dimotori oleh feldi, wartawan yang cungkring berambut kriting, menetapkan jadwal main setiap selasa malam jam 10 malam.

kita main di Permata Hijau (PH) Futsal. Komplek Permata Hijau Estate, perumahan mewah di Purwokerto.

nah yang ketiga ini, tadi malam, juga kita main di sana. cuman ga begitu sip saya mainnya. lha itu tadi dapet bola aja ngga. malah saya sempat binggung saya main disebelah mana. hingga puncaknya saya masukin ke gawang sendiri ternyata. untung kipernya, yang entah siapa, temanya temen saya sepertnya, cekatan nangkep bolanya. walaaah!

dari sore saya sebenarnya saya udah agak kurang sreg. soalnya ada orang margi* ikut. saya sih tidak beralasan main saya jelek tadi malam karena ada dia. ya walau sedikit iya sih. tapi yang jelas saya ga bisa main juga. nendang bola yang bener aja sebenarnya saya ga ngerti.

puncak keenekan saya atas kemargian seseorang itu adalah saat diberitahu temen saya kalau dia tidak ikut urunan. lha udah mainnya yoi banged, lama, eh ngga bayar! pengennya main doang, giliran urunan diem.

ada ya orang begini. amit-amit jabang baby. sore hari waktu dia menyatakan mau ikut, saya udah sms temen saya. “saya kayaknya ga ikut futsal, karena si **** ikut.” sma saya ke dua temen saya.

ayo futsal lagi, tapi dia jangalah lagi diajak ya. hehehe!

margi =  nyebeline pool!, bikin eneg gitul loh!


It’s Me, Q NEWT!

porno_.jpg

Kalender

September 2017
S S R K J S M
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

theCaskims

Nyalakan Semangatmu; Apa Yang Terjadi Sekarang, Apa Yang Kamu Pikirkan Kemaren! Rencanakan Hidupmu!

Blog Stats

  • 48,763 hits