Q Newt

Archive for the ‘Friends’ Category

tadi malam saya main futsal lagi. ini adalah kali ketiga saya main futsal. kuper banged kan saya. saya main futsal bareng temen-temen tongkrongan  saya.

seru juga ternyata main futsal. serunya saya ga pernah dapat bola, bukan ga pernah, jarang lah. pas dapetpun, sepertinya si bola itu ga mau dengan  kaki saya. kalau ga salah mengarahkan bola, ya bolanya kena oleh teman saya. akhirnya yang ada saya cuman lari-lari di lapangan sintetis yang katanya temen-temen saya tuh ukurannya setengah lapangan bola. ukuran lapangan bola saja saya ga ngerti.  

tapi lumayan. lumayan membuat saya sakit seluruh badan selama 10 hari waktu pertama kali main futsal. gila 10 hari, seluruh badan saya rasanya sakit semua. jalan aja susah. penderitaan  yang sangat tidak setimpal. lha wong waktu pertama kali itu saya cuman main 10  menit. itupun 2X 5 menit.

5 menit pertama, saya dengan culunya tendang bola ga jelas, tapi penuh semangat. ela dalah saya waktu pertama kali main futsal, saking semangatnya ga tau kalau bola keluar lapangan. saya  main tendang aja. lah emang tuh bola ga keluar lapangan, wong kena jaring kok.

setelah lima menit dada saya merasa panas, nafas keliatannya tinggal dikit. saya berhenti. masoloh tuh yang namanya dada, panasnya minta ampun. hiperbolanya kayaknya mau meledag. pikir saya padahal saya jarang banged ngrokok. sebulan 7 batang aja udah banyak banged.

setelah beberapa saat berhenti saya main lagi.  tapi itupun ga berlangsung lama. sama, ternyata saya ejakulasi dini. cuman kuat 5 menit doang. jadi deh total cuman  maen 10 menit. bayar 10ribu, saya ga tau harga perjamnya berapa. tergantung jam sepertinya. tapi waktu itu kita patungan 10ribuan.

main 10 menit, bayar 10ribu, sakit 10 hari! perfect!

tapi sekarang saya udah lebih mendingan. waktu main yang kedua saya full 60 menit main. prestasi yang sangat luar biasa. peningkatan yang sangat tob banged.

yang kedua itu, saya sama temen-temen mainnya lebih slow. banyak guyon. saya malah bisa membobol gawang sebanyak, ya sekitar 5 biji lah. nurokhman, sang fotografer radar banyumas, jebol pertahananya , badan doang dia gede. hehehe!

main yang kedua ini saya juga sakitnya juga ga lama. dua hari udah normal lagi. tiga hari lah. setelah yang kedua ini akhirnya temen-temen, dimotori oleh feldi, wartawan yang cungkring berambut kriting, menetapkan jadwal main setiap selasa malam jam 10 malam.

kita main di Permata Hijau (PH) Futsal. Komplek Permata Hijau Estate, perumahan mewah di Purwokerto.

nah yang ketiga ini, tadi malam, juga kita main di sana. cuman ga begitu sip saya mainnya. lha itu tadi dapet bola aja ngga. malah saya sempat binggung saya main disebelah mana. hingga puncaknya saya masukin ke gawang sendiri ternyata. untung kipernya, yang entah siapa, temanya temen saya sepertnya, cekatan nangkep bolanya. walaaah!

dari sore saya sebenarnya saya udah agak kurang sreg. soalnya ada orang margi* ikut. saya sih tidak beralasan main saya jelek tadi malam karena ada dia. ya walau sedikit iya sih. tapi yang jelas saya ga bisa main juga. nendang bola yang bener aja sebenarnya saya ga ngerti.

puncak keenekan saya atas kemargian seseorang itu adalah saat diberitahu temen saya kalau dia tidak ikut urunan. lha udah mainnya yoi banged, lama, eh ngga bayar! pengennya main doang, giliran urunan diem.

ada ya orang begini. amit-amit jabang baby. sore hari waktu dia menyatakan mau ikut, saya udah sms temen saya. “saya kayaknya ga ikut futsal, karena si **** ikut.” sma saya ke dua temen saya.

ayo futsal lagi, tapi dia jangalah lagi diajak ya. hehehe!

margi =  nyebeline pool!, bikin eneg gitul loh!

Waktu saya nulis postigan ini, jam 3.03, mesin cetak radar banyumas masih bekerja ekstra keras mencetak pengumuman hasil seleksi CPNS untuk Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen. semoga sebenatar lagi selesai.  saya dari pagi berangkat nongkrong sampai jam segini belum pulang. udah ngantuk je, nanti jam 7.30 harus udah di tempat orang lagi. weleh-weleh.

jadi kalau pengen tau diterima atau nggaknya, silahkan baca di radar banyumas koran terbesar di barlingmascakeb (banjarnegara, purbalingga, banyumas, cilacap dan kebumen) edisi hari ini 31 desember 2009. bisa didapatkan dengan mudah di agen-agen terdekat.

selamat ya, sudah meraih yang diinginkan. jadi PNS. semoga kerjanya kelak bagus, amanah. ga buat skandal perselingukan, atau buat video saru. atau main pingpong doang, atau ngrumpi tok, atau mukulin murid. inget, digaji sama uang rakyat lho. maka layani mereka dengan baik.

untuk tante-tante dan om-om ciku yang ikut tes kemaren dan ngga keterima, waduh kasihan sekali sudah dikerjain mommy ciku. udah yu, kerja lebih kerasa dan kreatif lagi, biar ga kalah sama PNS.

ada yang putus asa dan mau kendat,  saya sediakan tali kutang!

jam di hapeku menunjukkan pukul 6.30 pm. aku belum juga beranjak dari tempat dudukku, menghadap laptop yang milik bersama itu. jam segitu harusnya sudah menyelesaikan ibadah shalat magrib. malas rasanya, bukan ga pengen shalat. tapi hujan di luar yang belum juga reda membuat suasana dingin. di dalam ruangan kehangatan terjaga.

kuputuskan juga untuk menunaikan ibadah shalat magrib. keterlaluan rasanya sebagai manusia yang udah dikasih seabreg kenikmatan, kok tidak bersyukur. bersyukur kepada yang memberi hidup.

hari ini hujan mengguyur purwokerto seharian. sejak tadi pagi hujan tidak juga reda. tidak deras terus-terusan memang. sebentar reda, deras kemudian.

di purwokerto memang sedang musim hujan. bulan desember ini katanya gede-gedenya sumber. kalau matahari sudah tergelincir ke arah barat, langitpun diselimuti awan hitam. tak lama kemudian turunlah hujan. begitu terus hampir setiap hari. kalau sudah begitu, berakhirlah hari sampai disitu. ga bisa lagi melakukan kegiatan yang lain. maklum saya yang masih belajar hidup ini belum punya kendaraan yang ada tutup atasnya. jadi harus pake pakean anti air kalau mau nekad mobiling di tengah terpaan hujan.

seperti hari ini. sebenarnya saya punya beberapa pekerjaan yang musti diselesaikan. mengedit dan mengimel laporan school visit, memburning desain kalender dan mengirimnya ke jogja serta mengkonfirmasi diknas kabupaten cilacap perihal perijinan school visit. selain seharusnya saya muter-muter purwokerto, atau paling tidak berkoordinasi dengan teman saya yang wartawan untuk beberapa urusan. 

tadi pagi saya bangun jam 7an, karena teman saya yang wartawan tilpun. seharusnya jam segitu tidak lagi pagi, tapi sudah kesiangan. itu memang bangun yang kedua. bangun pertama saya tadi sekitar pukul 5.30, untuk melaksanakan ibadah shalat subuh. terlalu siang juga sebenarnya untuk melaksanakan shalat subuh jam segitu.

setiap hari, jam segitu waktu bangun saya. bukan karena saya kebluk, tapi memang saya belum bisa mengkondisikan untuk bisa bangun lebih pagi. bukan tanpa usaha, saya sudah menyeting alarm di hape saya jam 4.30. sengaja saya setting jam 4.30, bukan untuk bangun sepagi itu, tapi saya setting jam segitu untuk ancang-ancang, karena ga mungkin rasanya begitu alarm bunyi saya langsung bangun. saya paling bangun setelah alarm berbunyi berulan-ulang. masih mending jam 5 udah bangun, alarm pasti sudah bunyi sekian kali baru saya bangun jam 5.30 itu.

begitu setiap hari. karena setiap hari juga saya sampai rumah jam 3an. saya setiap hari menemani istri saya tercinta bekerja. dia pulang rata-rata setiap hari jam 2 pagi. kasihan istri saya, tapi mau gimana lagi, saya belum bisa memenuhi kebutuhan keluarga sendirian.

setelah bangun kedua itu, saya tidak tidur lagi. memutuskan untuk beraktifitas yang ringan-ringan. membuka jendela, membereskan bantal kursi, membersihkan debu-debu meja dan rak, serta menyapu lantai. saya lebih suka melakukan ini di pagi hari, daripada harus tidur lagi. walau kadang masih terasa ngantuk. tapi kalau saya tidur lagi, bisa-bisa saya bangu laginya jam 9. kalau bangun jam segitu, rasanya canggung untuk memulai hari.

saya senang melakukan hal-hal ringan tersebut. saya tidak merasa rendah sebagai suami melakukannya. saya mencintai istri saya, dan istri saya sedang mengandung callysta aisha caskim alias baby ciku calon anak kami, tidak ada salahnya bukan saya membantu meringankan pekerjaanya.

sebelum saya menyapu, sebenarnya saya harus mengeluarkan motor kesayangan saya. tapi saya memutuskan untuk menyapu lantai dengan tetap membiarkan motor saya berada di dalam rumah (bukan garasi). itu karena di luar hujan sedang turun.

hujan di pagi hari sebenarnya bukan pertama kali ini. di musim hujan seperti sekarang ini, hujan bisa kapan saja turun. tapi pagi ini hujan terus turun walau jam sudah menujukkan pukul 8.30. jam segitu biasanya saya sudah mencium dengan penuh cinta pipi kanan dan kiri istri saya serta perutnya yang sedang membuncit. lalu berpamitan untuk berikhtiar.

tapi pagi itu, cuaca sepertinya tak bisa berkompromi. hujan terus saja turun, bahkan sampai sekitar pukul 11, saat ibu manajer iklan telpon saya, memberikan informasi caleg dpr ri yang bisa dprosepek.

sebenarnya saya bisa pergi lebih awal, sebelum manajer iklan itu telpon. tapi hari ini selain hujan tak kunjung berhenti, di sokaraja dan sekitarnya sedang mendapat giliran pemadaman. lengkap sudah bukan penderitaan kami. sudah hujan, ga bisa pergi-pergi, listrik mati lagi. sialnya lagi, kami tidak punya persediaan makanan. hanya 4 bungkus mie instan. bubur ayam langganan kami yang biasanya jam 7.30 lewat, pagi itu saya tidak melihatnya. sebelum pergi sambil menunggu hujan reda, maka mie instan menjadi santapan.

istri saya juga tidak betah tinggal di rumah dengan kondisi seperti itu. dia berniat ikut saya pergi ke kantornya. karena di rumah ga bisa ngapa-ngapain. karena kami belum punya kendaraan beratap, maka jalan satu-satunya adalah menanti hujan reda. karena tidak mungkin juga kami memaksakan diri hujan-hujanan. kebetulan mantel hanya ada satu, satu lagi di motor mio. mionya di kantor.

saat hujan sedikit reda maka kami memutuskan untuk menempuh perjalanan sepanjang 3 km, menuju kantor istri saya. karena saya mau burning, maka kami mampir dulu di pusat perbelanjaan yang ada di sokaraja. saya beli 2 cd kosong. niatnya setelah itu kami menyelesaikan perjalanan kami yang tinggal separuh. tapi sayang hujan kambil deras. jadilah kami terdiam setengah jam sebelum akhirnya sampai di kantor istri saya untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan saya yang tertunda.

– Kepriwe kang kabare? jerene badhe medhal, napa leres?
+ Alhamdulillah sehat. Mireng saking sinten?
– Gosip jalanan. Ujar kula anding wingi tanglet arsip pengunduran diri leres sanes kagem njenengan. Jadi itu kagem rika? Nuwunsewu jawane ra genah.
+ Jan. Ngasi mbleber tkan hdalan? Kayong penting temen lah. Anu wes biasa mbok?
– Wes biasa? Maksudipun kepripun nggih?
+ Gonta ganti perdonel.
– Upami leres ngaten wontenipun. Nggih kula tumut bingah. Lho? Nggih rika teng mriku mboten bakalan wonten kemajuan. Sanes faktor dari njenengan naning kondisi sing wonten teng mriku. Nggih kula nyuwun pangapunten, lepat kula. Anu mesti kataeh karo rika. Nggih mugi2 njenengan sukses di tempat baru dan cepat dapat jodoh.
+ Bojomu ya wes ngerti?
– Crita miki genah koh.

Tag:

kalau bisa sendiri kenapa harus berbagai? gitu kan ya? Lha dikerjain sendiri aja bisa kenapa mesti bagi-bagi ma orang lain. kecuali kita punya ide trus memang butuh beberapa SDM untuk mewujudkan ide tersebut, lah baru kita bagi-bagi sama yang lain.

begitu normalnya. normalnya? ya mungkin tidak semua orang juga seh bersikap seperti itu. seperti temanku yang satu ini.

seseorang yang sebenarnya secara emosional baru kenal beberapa bulan terakhir ini, adalah orang yang berhati mulia (terlalu berlebihan ga ya?). paling tidak punya solidaritas tinggi terhdap teman. bahkan sebenarnya saya bisa dibilang teman baru kenal.

bocaeh apikan lah. mungkin dia melas ya sama saya, yang baru ketimik-ketimik (kata sunarto) bergelut dibidang yang sedang saya peluk (halah mbundet bahasane). jadi dia membagi dua komisi. padahal seperti yang diawal saya ceritakan, tuh proyek kalau digarap sendiri aja bisa, eh dia malah berbagi denganku. abnormal banged kan dia.

saya memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya. terima kasih yang setulus-tulusnya atas kebaikanmu wahai teman.

dan parahnya, tidak satu-dua kali dia melakukan itu. spisan maning, apikane pool!. pokoke tengkyu lah. mugi-mugi Tuhan Ingkan Maha Kuasa, membalas budi baikmu.

suatau hari di bulan puasa qnewt mendapat sms dari temennya. begini bunyinya:

“Bismillahirrahnanirrahim. “Allahumma inni as aluqa tahhdiybilhal qalbi watajmu bihal syamli watatdhubihal fitnati anni”. doa Nabi Mumahmmad SAW. Kirim ke 10 orang insya Allah 2hr kmudian Anda akan mendengan kabar baik dengan mendapat kebahagiaan, tapi jika tidak MENYEBARKAN maka  kamu akan mendapat musibah besar. ini amanah!”

selengkapnya baca di sini

pengen jadi seorang pemimpin. pemimpin yang cerdas. ya, pemimpin yang cerdas. baik cerdas secara emosional maupun cerdas secara intelektual. bukan pemimpin jadi-jadian.

saya pengen jadi pemimpin yang bisa mengayombi bawahan. pemimpin yang membuat anak buahnya nyaman. bukan seperti boss aang yang semena-mena terhadap buwahnya.

saya pengen jadi pemimpin. pemimpin yang murah senyum. pemimpin yang ramah. pemimpin yang membuat anak buahnya betah. bukan pemimpin yang pemarah. bukan, bukan pemimpin seperti boss aang.

saya pengen jadi pemimpin. pemimpin yang tegas. tegas, bukan saklek sakarepe dewek. bukan pemimpin yang membuat peraturan seenak udele dewek. bukan seperti bos aang yang sedikit-sedikit. PERINGATAN!, PERHATIAN!

dasar boss aang kampret. wani karo aku ngeneh bos!

nb. boss aang, piss!

nb. lagi. suatu hari. saya pasti akan jadi pemimpin. sekarang saya masih seorang pemimpi (with no ending n) tentu saja bukan seperti boss aang.


It’s Me, Q NEWT!

porno_.jpg

Kalender

November 2018
S S R K J S M
« Jan    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

theCaskims

Nyalakan Semangatmu; Apa Yang Terjadi Sekarang, Apa Yang Kamu Pikirkan Kemaren! Rencanakan Hidupmu!

Blog Stats

  • 49.241 hits