Q Newt

Archive for the ‘My Work’ Category

Waktu saya nulis postigan ini, jam 3.03, mesin cetak radar banyumas masih bekerja ekstra keras mencetak pengumuman hasil seleksi CPNS untuk Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen. semoga sebenatar lagi selesai.  saya dari pagi berangkat nongkrong sampai jam segini belum pulang. udah ngantuk je, nanti jam 7.30 harus udah di tempat orang lagi. weleh-weleh.

jadi kalau pengen tau diterima atau nggaknya, silahkan baca di radar banyumas koran terbesar di barlingmascakeb (banjarnegara, purbalingga, banyumas, cilacap dan kebumen) edisi hari ini 31 desember 2009. bisa didapatkan dengan mudah di agen-agen terdekat.

selamat ya, sudah meraih yang diinginkan. jadi PNS. semoga kerjanya kelak bagus, amanah. ga buat skandal perselingukan, atau buat video saru. atau main pingpong doang, atau ngrumpi tok, atau mukulin murid. inget, digaji sama uang rakyat lho. maka layani mereka dengan baik.

untuk tante-tante dan om-om ciku yang ikut tes kemaren dan ngga keterima, waduh kasihan sekali sudah dikerjain mommy ciku. udah yu, kerja lebih kerasa dan kreatif lagi, biar ga kalah sama PNS.

ada yang putus asa dan mau kendat,  saya sediakan tali kutang!

Iklan

jam di hapeku menunjukkan pukul 6.30 pm. aku belum juga beranjak dari tempat dudukku, menghadap laptop yang milik bersama itu. jam segitu harusnya sudah menyelesaikan ibadah shalat magrib. malas rasanya, bukan ga pengen shalat. tapi hujan di luar yang belum juga reda membuat suasana dingin. di dalam ruangan kehangatan terjaga.

kuputuskan juga untuk menunaikan ibadah shalat magrib. keterlaluan rasanya sebagai manusia yang udah dikasih seabreg kenikmatan, kok tidak bersyukur. bersyukur kepada yang memberi hidup.

hari ini hujan mengguyur purwokerto seharian. sejak tadi pagi hujan tidak juga reda. tidak deras terus-terusan memang. sebentar reda, deras kemudian.

di purwokerto memang sedang musim hujan. bulan desember ini katanya gede-gedenya sumber. kalau matahari sudah tergelincir ke arah barat, langitpun diselimuti awan hitam. tak lama kemudian turunlah hujan. begitu terus hampir setiap hari. kalau sudah begitu, berakhirlah hari sampai disitu. ga bisa lagi melakukan kegiatan yang lain. maklum saya yang masih belajar hidup ini belum punya kendaraan yang ada tutup atasnya. jadi harus pake pakean anti air kalau mau nekad mobiling di tengah terpaan hujan.

seperti hari ini. sebenarnya saya punya beberapa pekerjaan yang musti diselesaikan. mengedit dan mengimel laporan school visit, memburning desain kalender dan mengirimnya ke jogja serta mengkonfirmasi diknas kabupaten cilacap perihal perijinan school visit. selain seharusnya saya muter-muter purwokerto, atau paling tidak berkoordinasi dengan teman saya yang wartawan untuk beberapa urusan. 

tadi pagi saya bangun jam 7an, karena teman saya yang wartawan tilpun. seharusnya jam segitu tidak lagi pagi, tapi sudah kesiangan. itu memang bangun yang kedua. bangun pertama saya tadi sekitar pukul 5.30, untuk melaksanakan ibadah shalat subuh. terlalu siang juga sebenarnya untuk melaksanakan shalat subuh jam segitu.

setiap hari, jam segitu waktu bangun saya. bukan karena saya kebluk, tapi memang saya belum bisa mengkondisikan untuk bisa bangun lebih pagi. bukan tanpa usaha, saya sudah menyeting alarm di hape saya jam 4.30. sengaja saya setting jam 4.30, bukan untuk bangun sepagi itu, tapi saya setting jam segitu untuk ancang-ancang, karena ga mungkin rasanya begitu alarm bunyi saya langsung bangun. saya paling bangun setelah alarm berbunyi berulan-ulang. masih mending jam 5 udah bangun, alarm pasti sudah bunyi sekian kali baru saya bangun jam 5.30 itu.

begitu setiap hari. karena setiap hari juga saya sampai rumah jam 3an. saya setiap hari menemani istri saya tercinta bekerja. dia pulang rata-rata setiap hari jam 2 pagi. kasihan istri saya, tapi mau gimana lagi, saya belum bisa memenuhi kebutuhan keluarga sendirian.

setelah bangun kedua itu, saya tidak tidur lagi. memutuskan untuk beraktifitas yang ringan-ringan. membuka jendela, membereskan bantal kursi, membersihkan debu-debu meja dan rak, serta menyapu lantai. saya lebih suka melakukan ini di pagi hari, daripada harus tidur lagi. walau kadang masih terasa ngantuk. tapi kalau saya tidur lagi, bisa-bisa saya bangu laginya jam 9. kalau bangun jam segitu, rasanya canggung untuk memulai hari.

saya senang melakukan hal-hal ringan tersebut. saya tidak merasa rendah sebagai suami melakukannya. saya mencintai istri saya, dan istri saya sedang mengandung callysta aisha caskim alias baby ciku calon anak kami, tidak ada salahnya bukan saya membantu meringankan pekerjaanya.

sebelum saya menyapu, sebenarnya saya harus mengeluarkan motor kesayangan saya. tapi saya memutuskan untuk menyapu lantai dengan tetap membiarkan motor saya berada di dalam rumah (bukan garasi). itu karena di luar hujan sedang turun.

hujan di pagi hari sebenarnya bukan pertama kali ini. di musim hujan seperti sekarang ini, hujan bisa kapan saja turun. tapi pagi ini hujan terus turun walau jam sudah menujukkan pukul 8.30. jam segitu biasanya saya sudah mencium dengan penuh cinta pipi kanan dan kiri istri saya serta perutnya yang sedang membuncit. lalu berpamitan untuk berikhtiar.

tapi pagi itu, cuaca sepertinya tak bisa berkompromi. hujan terus saja turun, bahkan sampai sekitar pukul 11, saat ibu manajer iklan telpon saya, memberikan informasi caleg dpr ri yang bisa dprosepek.

sebenarnya saya bisa pergi lebih awal, sebelum manajer iklan itu telpon. tapi hari ini selain hujan tak kunjung berhenti, di sokaraja dan sekitarnya sedang mendapat giliran pemadaman. lengkap sudah bukan penderitaan kami. sudah hujan, ga bisa pergi-pergi, listrik mati lagi. sialnya lagi, kami tidak punya persediaan makanan. hanya 4 bungkus mie instan. bubur ayam langganan kami yang biasanya jam 7.30 lewat, pagi itu saya tidak melihatnya. sebelum pergi sambil menunggu hujan reda, maka mie instan menjadi santapan.

istri saya juga tidak betah tinggal di rumah dengan kondisi seperti itu. dia berniat ikut saya pergi ke kantornya. karena di rumah ga bisa ngapa-ngapain. karena kami belum punya kendaraan beratap, maka jalan satu-satunya adalah menanti hujan reda. karena tidak mungkin juga kami memaksakan diri hujan-hujanan. kebetulan mantel hanya ada satu, satu lagi di motor mio. mionya di kantor.

saat hujan sedikit reda maka kami memutuskan untuk menempuh perjalanan sepanjang 3 km, menuju kantor istri saya. karena saya mau burning, maka kami mampir dulu di pusat perbelanjaan yang ada di sokaraja. saya beli 2 cd kosong. niatnya setelah itu kami menyelesaikan perjalanan kami yang tinggal separuh. tapi sayang hujan kambil deras. jadilah kami terdiam setengah jam sebelum akhirnya sampai di kantor istri saya untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan saya yang tertunda.

brazil rupanya tahu kelebihan dirinya. lalu sangat fokus di bidang yang menjadi kelebihannya itu. brazil, dengan demikian, memang telah menerapkan doktrin dasar kunci untuk sukses: fokus di bidang yang menjadi kelebihannya.

begitulah tuilsan penutup Dahlan Iskan dalam catatanya yang pastinya terbit di semua surat kabar harian grupnya Jawa Post, termasuk radar banyumas tentu saja, Mencari Keringat di Pantai Copacabana.

saya jadi mikir apa ya yang menjadi kelabihan saya? “kalau oji jelas, kelebihan berat badan,” sms saya kepada istri saya, mommy ciku.

samapai beberapa hari mikir dari sejak saya membaca tulisan pak dahlan tanggal 22 november 2008 kemaren, sampai sekarang saya belum juga menemukan apa yang menjadi kelebihan saya.

bagaimana akan fokus kepada kelebihan yang kita miliki, lha wong tidak tahu apa yang menjadi kelebihan.

itu juga yang terjadi pada diri saya sekarang. saya sungguh tidak tahu apa yang menjadi kelebihan saya. kelebihan duit apalagi, tanggal 25 ini aja di dompet tidak ada uang sepeserpun, bahkan saya sudah bon komisi. memprihatinkan.

kalau saya pikir-pikir lagi, saya punya beberapa kemampuan. tapi semuanya rasanya standar-standar aja.

lobi-melobi, tidak mahir-mahir amat. sebagai seorang account executivenya radar banyumas tentu seharusnya saya punya kemampuan itu. bagaimana bisa meyakinkan klien kalau saya tidak bisa cuap-cuap, dan persuasif terhadap orang lain agar perusahaan mereka pasang iklan di radar banyumas. benar saja, kerap kali saya gagal mendapatkan iklan. tapi beberapa ada yang jadi juga seh.

cuap-cuap, saya sepertinya sebenarnya punya kemampuan ini, tapi ya standar aja. dulu saya pengen banged jadi penyiar, eh kesampaian juga jadi penyiar paduka fm walau hanya sekitar satu semester. cuap-cuap di depan umum saya juga seneng, like to be mc, punya kemampuan ini tapi yo, gitu deh. standar! jadinya paling jadi mc acara-acara kantor seperti acara syukuran dsb.

saya rasanya saya punya kemampuan mengorganisir orang, tapi tidak mahir-mahir amat. sekarang saya manfaatin kemampuan standar di bidang ini dengan mengorganisir temen saya untuk menjalankan proyek yang saya dapatkan.

saya juga punya kemampuan desain grafis. tapi tidak juga mahir. bisa-bisa doang. hanya bisa untuk mengerjakan hal-hal standar, like mbuat desain iklan. saya sebenarnya punya kemampuan diatas rata-rata temen saya yang sama-sama berprofesi sebagai account executive. menurut saya, desain iklan yang saya buat, lebih baik dbandingkan dengan yang temen-temen rekan ae buat.

apa lagi ya? paling tidak itu kemampuan-kemampuan yang saya miliki, yang tingkatnya standar. saya memahami itu. secara tidak sadar alam bawah sadar saya sepertinya bergerak sesuai dengan kemapuan-kemampuan tersebut.

permasalahnya sekarang, yang mana yang mesti saya perioritaskan untuk dikembangkan? dari menyadari kemampuan-kemampuan yang saya miliki ini, saya jadi banyak keinginan. pengen jadi mc lah, pengen punya perusahaan event organizer, punya usaha percetakan.

sementara ini saya, bisa mengaplikasikan kemampuan saya dalam hidup saya. saya masih bisa tetep nyari iklan, dapet tentu saja, malah lagi mau sedang nyari pesanan buku sekolah elektronik terbitan jpbook, selain juga saya ngurusin proyek, dan temen-temen saya tentu saja yang ngejalalin, ada juga saya dapat pesanan kalender. saat ini, hal realistis yan saya pikirkan adalah, bagaimana saya bisa menggunakan kemampuan saya agar menghasilkan, duit tentu saja.

saya tidak bisa hanya mengandalkan menjadi ae, karena nyatanya saya memang anggota ae terahir, sehingga saya ‘hanya’ kebagian turahan klien. sehingga hasilnya saya rasa belum cukup untuk memenuhi kebutuhan saya sendiri apalagi bisa nyumbang untuk kebutuhan keluarga.

kalau dengan mengaplikasikan kemampuan saya yang lain kan lumangyan, dapet dari bse, dari proyek, dari kalender. walau dikit-dikit, tapi sedikit demi sedikit kan lama-lama jadi bukit. dan yang jauh lebih penting, halal.

apa saya harus memfokuskan salah satu? atau tetap menjalankan semuanya, sejauh yang saya mampu? bingung saya, mengaplikasn saja atau mengoptimalkan ya?

Bos Aang itu seorang bos yang sangat baik hati. Mencintai dan perhatian sekali terhadap anak buahnya. Alkisah neh dia itu punya dua anak buah yang sangat dia sayangi. yang pertama tentu saja saya Q Newt, dan yang keduanya adalah Xeris.

Si Bos Aang sama si Q Newt itu udah lama berstatus anak buah dan bos, eh bos dan anak buah maksud saya. Q Newt anakny baik hati, pinter,penuh inisiatif dan kreatif tentu saja. Bos Aang dan Q Newt itu saling melengkapi. Kalau si anak buah Q Newt kelaparan tentu saja, si Q Newt itu ga usah bingung, karena sudan pasti ada Bos Aang yang akan menyuapinya, maksudnya membelinya dia makan.

Demikian juga sebaliknya, si bos ini kalau butuh bantuan atau mendapat kesulitan, tanpa harus diminta, neh yang namanya si Q Newt pasti membantu dengan senang hati. Ya walau kadang dengan misuh2 di depan si Bos tentu saja, tidak main belakang. Misuh2nya tentu saja karena si bos itu kadang tidak terlalu pintar, maksudnya contoh aja neh karena kemampuan mendesain iklannya standar banged, tentu saja Q Newt lah yang menjadi andalan. Ya tentu saja misuh2nya ini ga serius. Yaa serius kalau misuh2nya tapi bukan dari hati. Ya ungkapan sayang gitu dari anak buah dan bos sebagai penjaga hubungan lah pokoknya.

kompak juga lho ini anak buah dan bos, apalagi kalau soal ngecengin SPG. Ga cuman SPG, pokoknya cewek-cewek yang kelihat semlohe dan lonehab, tuh dua orang pasti dah beraksi.

Satu neh kelemahan si Q Newt. Apa itu? Isi dompetnya Q Newt itu sering cekaknya daripada tebelnya. Maklum saja sekarang Q Newt bukanlah orang yang bergaji, maksudnya orang yang digaji tiap bulan dari sebuah perusahaan. Tapi dia yang menenetukan gajinya. Maksunya apa lagi neh? Ya kayak pengusaha aja, kalau ga kerja ya ga dapet duat (pengusaha kecil2an, bukan sekelas bakrie). Kalau kerjanya kenceng ya dompetnya tebel. Ah ga juga deng.

Dari keadaan yang kaya gini inilah, qnewt yang orangnya emang creative enough, ya nyari lubang lain. Lubang apaan? Ya selain menjadi anak buahnya bos Aang. dan keadaan ini jugalah yang menjadikan Q Newt kadang sedikit mengabaikan Bos Aang, ya dikit seh prosinya, tapi  tetep aja mengabaikannya kan? inilah yang membuat si bos ga suka, bukan ga suka mungkin sebenanrnya, lebih ke bete (halah bete, bahasanya).

Suatu hari dalam suasana yang sedikit serius, si Bos Aang ini bilang sama Xeris. Q Newt tentu saja ada di situ juga, namanya juga anak buah. “Xeris, kalau nanti si Q Newt sudah tidak lagi cinta sama saya, tapi masih ada kamu yang bakal setia sampai kapanpun kan sama saya?

Xeris tidak menjawab. Bukan sesuatu yang harus dijawab pikirnya. Sedangkang Q Newt yang merasa tersinggung. “Lho kok bisa?, tanya Q Newt setengah protes.

Gimana ya kalau ada bos pesimis terhadap anak buahnya getoo?

suatu hari, qnewt ngajak temennya untuk bergabung kembali menggarap sebuah proyek. tidak jauh-jauh dari keliling sekolah. yang ini namanya school visit persembahannya faber castell. jelasnya ini adalah kegiatan promosi faber castell ke sekolah-sekolah sd yang terbilang ‘bagus’.

yang dilakukan saat school visit juga tidak ribet. intinya hanya menerangkan proses pembuatan pesil faber castell + permainan dan pembagian doorprize.

saat ditawari ini, qnewt langsung kepikiran temennya yang dibanjarnegara itu. ada dua tempat  memang yang harus digarap, cilacap dan banjarnegara. dikotaklah itu temen qnewt yang ada di banjarnegara. qnewt bermaksud bekerja sama dan sekaligus memberdayakan dia yang  pengangguran.

“ji ana proyek lumayan,melu ra? kaya wingi kunjungan ke sekolah, nerangin faber castell,karo bagi2 hadiah. nek arep koe nggolet sekolah 10 sing minimal jumlah siswan kelas 4-6-me, 100″ pesan singkat yang di tulis qnewt.

“bisa. tapi aku njaluk ketemu sit ya. ngesuk aku meng purwokerto. men jelas, dari ora kaya wingi,” pesan balasan masuk ke hape qnewt.

qnewt agak kaget. dengan kata-kata terakhir sms balasan temannya itu.

“kaya wingi, kerpriwe maksude,” tulis sms qnewt, penasaran.

“kie menurut aku, sing wingi konsepe ora mateng, kurang persiapan,  kurang koordinasi dadi pelaksanaane kacau,” jawab temen qnewt.

“sip. semua belajar. tapi sing penting berbuat. berbuat bahkan tidak hanya untuk kepentingan pribadi tapi juga untuk orang lain,” jawab qnewt.

teman qnewtpun tidak bisa membalas sms lagi. dia berusaha  mengalihkan ke topik yang lain. dari sekitar 5 teman saya yang ikut program goes to school, hanya dia yang kerjanya tidak maksimal. mungkin itu dia tadi, karen konsepnya tidak matang, dan kurang koordinasi hingga rada kacau.

diakui qnewt, program goes to school yang dia project officeri, memang jauh dari sempurna. semua betul apa yang dikatan temen qnewt yang ada di banjar itu. bahkan kalau temen qnewt tau, mungkin dia akan jauh lebih banyak melontarkan kritik pada qnewt.

tapi qnewt, anak luar biasa dan menyenangkan itu justru mendapat hal sangat berharga dari program goes to school yang menurut temen qnewt yang di banjarnegara itu kacau.

program itu sendiri memang lahir dari ide kreatifnya qnewt sendiri. waktu itu dia masih jadi staff pemasaran. salah satu tanggung jawabnya adalah bagaimana agar oplah korang itu naik seperti apa yang diinginkan perusahaan.

dasar qnewt orang  yang tidak bisa diem, otak yang dia punya yang dianugrahkan Tuhan kepadanya dipergunakan dengan maksimal. makan dirancang dan diajukanlah program itu kepada pimpinan perusahaan. dan tidak harus lama diproses, karena menurut qnewt dengan meggebu menjanjikan bahwa program ini akan menambah oplah koran per  minggu sekitar 1200 eksemplar. angka yang  lumaya tentu saja.

maka diperdayakanlah temen-temen qnewt yang kebetulan masih penggangguran itu. termasuk temen qnewt yang di banjar itu. menjalankan program ini memang tidak semudah seperti apa yang dibayangkan. awalnya tidak mudah juga mencari sekolah yang mau ikut program ini. tapi dengan tetap  menjaga komitemen, lambat laun qnewt dan temen-temennya mendapatkan jalan lebih lebar. hal ini juga berakibat menjadi terkebangnya ide-ide baru. ya karena ide-ide baru yang muncul belakangan ini lah yang kesannya menjadikan program ini tidak matang. ya memang awalnya tidak matang. dirancang dengan sangat sederhana, tapi karena dalam perkembangannya bisa dimaksimalkan ya, dikembangkan dan diterapkanlah ide-ide barunya.

pada minggu-minggu terakhir program ini, barulah menemukan konsep yang nyaris sempurna. paling tidak dari sekian proses panjang yang dilewati (program ini dimulai desember 2007-mei 2008), tau konsep yang semestinya, tau celah-celahnya, paham apa mesti dilakukan jika kelak program ini akan berlanjut.

jadi, tidak ada salahnya berbuat walau salah, walau kacau. justru dengan berbuat itulah kita jadi tahu yang semestinya. kesalahan membuat kita tau bagaimana yang benar. jadi, ya hidup itu berbuat. kalau kata sutrisno bachir, hidup adalah perbuatan.

itu juga yang sekarang dipegang qnewt. saat dia harus bersaing adu cepat dengan para seniornya, dia musti kreatif dan kerja ekstra keras untuk bisa memenuhi target yang dia tetapkan sendiri. tidak ada gunanya mengeluh, hanya akan menambah runyam suasana. berbuatlah, jika gagal, berbuatlah lagi. jangan ulangi kegagalan. lambat laun pasti akan menemukan yang lebar, lurus, jikapun ada lubang pasti bisa dipilih, dan lewat jalan yang tidak berlubang.

so, mari berbuat, karena berbuat itu juga salah satu wujud dari rasa syukur kita telah diberi hidup, dikarunia akal sehat, pikiran. selamat berbuat qnewt!

sebagian orang percaya bahwa pada keadaan terdesak orang akan semakin kreatif. kemampuan yang dimiliki akan terpacu naik bahkan mencapai puncaknya.

pada saat seseorang ketakutan karena dikejar anjing, dia akan lari sangat kecang bahkan dari apa yang pernah dia lakukan. dia akan lomba tinggi, yang pada keadaan normal terlihat seperti suatu hal yang mustahil.

mungkin gitu juga kali sekarang yang dialami qnewt. sejak tidak lagi menjabat sebagai staff pemasaran, dia sudah keluar dari zona nyaman. kalau dulu qnewt udah punya pendapatan yang pasti setiap bulannya, bahkan dapat penghasilan tambahan kalau dia kreatif. mendapatkan jumlah yang sama, walau kerja males-malesa atau ekstra keras.

sekarang, setelah berprofesi sebagai mareketing iklan radar banyumas kondisinya tidak lagi nyaman. berbeda dengan pada saat menjadi staff pemasaran. kalau ngga kerja ya ga dapat duit, lha wong kerja aja ga mesti dapat duit. walau kantor iklan atau divisi iklan radar banyumas tidak menatapkan target kepada para marketing iklan yang berjumlah 6 orang itu, tapi mereka meraka yang harus menarget diri sendiri. ini tentu saja untuk mereka sendiri.

semua marketing iklan radar banyumas secara kebetulan sudah berkeluarga semua. tidak terkecuali qnewt yang baru mei kemaren melepaskan masa lajangnya. ini artinya setiap mereka sudah paham berapa minimal uang yang harus di dapat setiap bulannya untuk menunjang kelangsungan rumah tangga.

begitu juga dengan qnewt. qnewt tidak bisa sesantai dulu. bukan masalah santai dan tidak santai sebenarnya. tapi lebih ke kreatif dan tidak. kalau santai sebenarnya pekerjaan sekarang jauh lebih santai. tidak ada jam kerja yang mengikat, tidak ada juga aturan hari keja. mau berangkat kerja jam 8 boleh, jam 12 juga tidak akan ada yang ngomel. mau hari senin libur atau dua hari ga berangkat kerja juga ga ada yang mempermasalahkan . mau seharian di rumah aja juga ga masalah.

selama ini juga kantor iklan yang ada di jl.perintis kemerdekaan hanya sebagai transit para marketers. ya marketer itu kan kerjanya di jalan. ga di kantor. jadi kantor cuman buat singgah aja. tapi karena kantor iklan itu milik orang berenam murni, jadi ya mereka sebisa mungkin untuk mengelola keberadaan kantor iklan dengan baik.

nah marketers yang paling sering dan paling lama transitnya ya qnewt. qnewt masih harus beradaptasi memang. maklum saja dia marketer paling baru. dia bergabung per februari 2008. sedangkan yang lain udah lama-lama. bahkan ada yang seumur radar banyumas, 10 tahun. jadi belum qnewt belum banyak punya klien, berarti belum banyak juga kerjaan yang mesti dia handle.

kantor iklan inilah salah satu tempat dia berfikir, berdzikir, merenung, menciptakan ide. seperti hari senin kemaren (8/9) misalnya. setelah berdzikir mohon petunjuk kepada yang memberinya hidup, qnewt dapat ide. maka sejurus kemudia diraihnya telpon gemgam samsung kebanggaanya.

“pak Agus, untuk spanduk, selebaran, atau papan nama, kalau belum buat, saya juga siap membantu, biar pas dan mengena apa yang pengen dsampaikan ke konsumen, imej apa yang mau dibangun, biar konsumen ga salah menilai (dikiranya mahal, karena tempatnya wah), kalau salah masarin kan bisa brabe pak,” begitu sms yang qnewt sampaikan kepada manajer Kemangi Cafe and Resto yang baru akan laouncing tanggal 13 september besok.

“okey ntar saya konsep,” pesan singkat dari pak Agus, manajer Kemangi.

sebelum qnewt sms dia berfikir, sudah pasti suatu usaha yang baru buka akan membuat media promosi seperti spaduk, selebaran dan karena ni usaha ada rumah makan, pasti juga membuat buku daftar menu. nah ini kan bisa digarap. dan qnewt merasa sudah punya channel, joseph novi c, orang titik temu jogja yang ketemu di d resto, jumat minggu lalu.

makan setelah itu pulalah, setelah ketemu dengan mas joseph novi c juga (seperti yang diceritakan dalam postingan sebelumnya) idenya terus berkembang. kalau awalnya hanya akan menjajagi kerjasama untuk menggarap promosinya Kemangi, kini ide itu berkembang. dan qnewt berencana untuk menjalin kerjasama dalam pembuatan kalender, buku tahunan anak sma, ya pokonya yang berkaitan dengan proses kreatif dan prinnting.

rencanya qnewt yang seorang marketer itu, yang kerjanya emang muter-muter. sembari keliling nawarin iklan, dia juga akan nawarin untuk pembuatan kalender bagi isnstansi swasta atau negeri, tempat2 usaha yang ada di purwokerto. qnewt berfikir kalau ini kesempatan bagus, moment pas dan pasar juga terbuka.

rencana yang lain adalah, menawarkan buku tahunan sekaligus tour liburan bagi kelas 3 sma yang sebentar lagi meninggalkan sekolahnya.

itu rencana awalnya. tinggal dimatengin. menghubungi mas yoseph untuk merinci harga-harga. ketemu mas ruadian tour, salah satu pilihan untuk kerjama tournya. oke qnewt selamat bekerja. rencananya tinggal dilaksanakan. saya percaya dalam kondisi seperti ini qnewt pasti tidak akan omong doang. sukses untuk qnewt yang luar biasa dan menyenangkan!

qnewt malam ini pergi keluar. setelah selesai shalat tarawih dia pamit kepada istrinya untuk menemui mas joseph di rumah makan d resto yang beralamat di jl. a. djaelani karangwangkal, utara mantan kampusnya.

mas joseph adalah seorang desainer di crative house, titik temu jogjakarta. qnewt baru bertemu sekali dengan orang itu. pertemuan yang tidak tidak disengaja.

saatu itu qnewt pergi ke rumah makan yang bernama d resto untuk menawari iklan, tentu saja. maklum saja qnewt itu adalah seorang marketing iklan radar banyumas. begitu mengetahui ada usaha baru dia langsung akan mendatanginya sebelum didahului teman-teman seprofesinya.

qnewt memang harus sigap dan cepat bertindak kalau mau tetap bertahan hidup. menjadi marketing iklan tidak punya gaji tetap, cuman ngandelin komisi sekian persen dari iklan yang dia dapat. secara dia yang baru 7 bulan menjadi marketing iklan, tentu saja belum banyak klien yang dia punya. pas dia mengetahui rumah makan yang bernama d’resto itu dari spanduk yang melintang di utara perempatan rumah sakit wijaya kusuma (dkt) purwokerto itu dia langsung menuju TKP.

“kayaknya rumah makan besar dan mahal neh. pasti cabang jakarta. tapi kok di jl.a.djaelani ya?kok ga da nomer telponnya” begitu komentarnya dalam hati begitu membaca spanduk tersebut,penasaran. dalam spanduk yang di dominasi warna coklat itu menyebutkan bahwa rumah makan tersebut akan ngadain soft opening pada hari minggu 7 Sepetember 2008.

“wah pas banged neh, pasti butuh publikasi (iklan) lewat media,”pikir qnewt. dia berharap bakal mengulang kesuksesan seperti menggarap dapur orange resto, yang sekarang iklannya sudah tanyang di radar banyumas.

tentu tidak susah untuk mencari alamat jl.a.djaelani. jalan itu memang familir bagi qnewt. karena jalan itu terletak di utara kampusnya dulu. karena tidak bawa koran,qnewt memutuskan untuk membeli koran terlebih dahulu. koran radar banyumas tentu saja.

“kebetulan neh hari ini (jumat-red) iklan dapur orange tayang. bisa djadikan contoh yang pas,” pikirnya mantap.

memasuki jl.a.djaelani, diatas motor kesayangannya dia mulai mencari di sebelah mana gerangan d resto itu. 50 meter memasukki jalan a.djaelani, sebelah kiri jalan q newt melihat para tukang batu sibuk bekerja. “untuk apa ya bangunan yang mereka buat,” tanya q newt dalam hati penasaran sambil mengendarai dengan kecepatan rendah menyusuri jl.a.djaelani.

200 meter masuk dl.a.djelani q newt mulai bingung. “lha kok ga ada,masa tempatnya masuk gang,”tanya qnewt dalam hati makin penasaran dan campur heran.

qnewt memutuskan untuk kembali. karena menurutnya tidak mungkin ada rumah makan ko tempanya mblesek (masuk gang). iya lalu memutuskan untuk melihat kembali spanduk tadi, untuk meyakinkannya. “jangan-jangn aku salah membaca alamat,” gumam qnewt sambil meninggalkan jl.a.djaelani lalu menyusuri jl.dr.suparno dan jl.kampus.

sampai ke pertigaan jl. kampus dia memutuskan untuk belok kiri, ke arah unsoed pusat. sebelumnya dia liat di tempat pemasangan spanduk pojok pertigaan jl.kampus itu kali-kali aja spanduk d resto dipasang di situ. tapi ternyata tidak ada.

tidak jauh dari pertigaan jl.kampus, dia menemukan spanduk d resto, melintang jalan menghadap ke arah baturraden. qnewt lalu berhenti dan membacanya lagi dengan seksama. ternyata dia tidak salah. alamatnya benar di jl.a.djaelani. tapi memang tidak ada nomor bangunan dan nomer telponnya.

sejurus kemudian qnewt pun berbalik arah dan menuju jl.a.djaelani lagi. “kayaknya ini,”kata qnewt dalam hati sambil memarkir motornya di depan bangunan yang tadi dia lihat waktu pertama kali memasuki jl. a.djaelani.

“permisi mas, saya dari radar banyumas, apa banar ini d resto,” tanya qnewt sambil memperkenalkan diri.

ternyata benar itu adalah d resto yang sedang di kebut untuk diselesaikan sebelum tanggal 7 september saat soft opening. pembicaraanpun mengalir antar qnewt dengan si pemilik d resto, mas aji.

“dari mana mas tau, kala ada d resto,” kata seorang perempuan di samping mas aji.

“dari spanduk mba,” jawab q newt singkat.

“bagaimana kesan pertama melihat spanduk tersebut,”

“dari desainnya, saya pikir tadi ini adalah resto jakarta yang buka cabang di purwokerto. dari desaingnya, kesannya high class, saya suka desainnya bagus dan eye catching dan creatif?

nah setelah pembicaraan itulah ada lelaki kecil dekil berambut panjang dan kriting dengan cepat menyodorkan kartu nama.

Joseph Novi C. begitu nama yang tertulis dalam kartu nama yang ukurannya tidak biasa. ukuran kartu nama berwarna merah dan berkop titiktemu itu setengah kartu nama pada umumnya.

saat itulah qnewt mengenal mas joseph, lelaki yang dia temui malam ini di d resto.

***

ada apa juga gerangan q newt bertemu lelaki ini.

“aku mau menjajagi kerjasama dengan mas joseph, oran titik temu yang nggarap promosinya d resto,nanti malam saya mau ketemu setelah jam 8 di d resto,” tutur qnewt kepada istrinya setengah minta ijin.

untuk pergi ke daerah unsoed sana, qnewt memang mesti berfikir 2 kali.

“aku mau nggarap, spanduk, selebarannya kemangi,” lanjut qnewt kepada istrinya yang sedang siap-siap untuk berangkat kerja.

qnewt berangkat bekerja rata-rata jam 9an. muter-muter purwokerto aja kalau dari rumah tidak tujuan. siapa tahu ada yang bisa ditawari iklan. istirahat di kantor iklan jam 11.30-13.00. setelah itu di akan muter lagi, kalau ngga mendatangi klien yang tadi belum didatangi. kalau ngga ada rencana yang untuk didatangi lagi, berarti istirahatnya diperpanjang hingga jam 14.00. setelah itu dia pulang dan menjemput istrinya yang harus berangkat kerja jam 15.00.

“tadi saya tanya ke manajer kemangi, apakah udah membuat spanduk atau selebaran untuk media promosi mereka, kalau belum biar saya mbantu mengurusnya,” cerita qnewt pada istrinya.

kemangi sendiri, adalah klien baru qnewt. kemangi adalah sebuah resto yang akan launcing 13 september nanti. hal yang pasti dilakukan sebagai media promosi adalah dengan spanduk atau selebaran. selain ngiklan di radar, kalau pas ada budget.

istri qnewt tidak banyak komentar. dan qnewt menganggap itu sebagai persetujuan. qnewt juga sebenarnya harus mikir beberapa kali untuk pergi ke daerah unsoed. qnewt tidak mau menyakiti istrinya, atau mengorek lukanya.

tapi bagaimanapun juga qnewt harus mengutarakan maksudnya. toh qnewt niatnya positif, ikhtiar mencari nafkah. dan akhirnya setelah shalat tarawih selesai qnewt berpaminatan kepada istrinya dan meluncur menuju d resto bertemu mas joseph dan membicarakan maksudnya.

satu tahap ikhtiar telah dilakukan. there is always the fist time in everything we do, begitu kata mariana renata. dan proses-demi proses harus dilalui. selamat berikhtiar. diupayakan dengan sungguh-sungguh agar hasilnya maksimal. sukses pasti akan diraih asal kita mau. satu hal yang jangan pernah dilupakan, berdoa. menharap bantuan dan ridhoNya.


It’s Me, Q NEWT!

porno_.jpg

Kalender

Juni 2018
S S R K J S M
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

theCaskims

Nyalakan Semangatmu; Apa Yang Terjadi Sekarang, Apa Yang Kamu Pikirkan Kemaren! Rencanakan Hidupmu!

Blog Stats

  • 49,089 hits
Iklan