Q Newt

Posts Tagged ‘faber castell

Idealis

Posted on: Juli 14, 2009

“Apa kamu masih idealis newt?”, begitu tanya temanku pada suatu sore ditengah obrolan yang ngalor-ngidul ga jelas. Masih kata saya tanpa ragu.

Idealis menurut kamus adalah orang yang mempunyai cita-cita yang tinggi, penganut paham idealisme. Sedangkan idealisme sendiri adalah cara bertindak sesuai dengan yang diidamkan. Sederhananya, kata saya kepada temen saya itu, kalau lampu merah walaupun baru sedetik ya berhenti. Jangan diterjang aja.

Menurut saya menjadi idealist itu bukannya sok suci. Tapi dengan kita bertidak sesuai dengan yang diidamkan ( bisa dikatakan semestinya) itu adalah demi kebaikan kita juga.

Contoh, jangan membuang sampah sembarangan. Kita pasti tahu dong, akibatnya kalau sampah dibuang sembarang. Saluran air macet, got mampet, bau! Atau kalau hujan datang, karena saluran air mampet, air meluap. Banjir dah!

Berhenti pada saat lampu merah menyala misal, itu bukannya baik juga buat kita. Kan sering banged tuh, di pertigaan jalan kampus, hr bunyamin deket fisip ngunsud, main terjang aja. Akibatnya apa, hampir tabrakat, untung ga tabrakan.

Sore itu, saya sama temen saya itu membicarakan masalah jualan untuk mendapatkan uang. Menurut saya jualan itu juga harus melakukan hal yang semestinya. Menurut saya, dalam berjualan, kita sebagai penjual, tidak semata-mata meraup keuntungan, tapi bagimana agar si pembeli juga merasakan manfaat sesui dengan nilai yang telah dia belanjakan.

Saya merasa ngga enak pada client kalau tidak melakukan pekerjaan yang tidak semestinya. Saya sering sharing dengan partner saya, mohammad hasbi. “Bi kita evaluasi, kayaknya yang kita lakukan kemaren kurang sip. Bagaimanapun kita memegang amanah,” kata saya waktu itu.

Apa si baiknya mengerjakan yang semestinya itu? Hal ini menurut saya sebenarnya akan berpulang kepada diri kita juga. Misal kita jualan buku kumpulan soal, soal-soalnya sesuai dengan yang standar, dilayout dengan cantik, dikemas dengan rapi tentu yang beli akan seneng. Karena mereka menerima manfaat sesuai dengan nilai yang dia keluarkan. Ujung-ujungnya, pelanggan puas, insya Allah, tuh pelanggan pasti akan beli produk kita lagi. Ini yang disebut kontinyuitas.

Customer ga akan kapok beli produk kita. Lain halnya kalau kita ‘membohongi’ customer. Barang jelek dibilang bagus. Isinya buruk, kemasannya dibikin cantik. Disampulnya ditulis sudah sesuai standar, padahal isinya jauh. Saya juga kalau kalau ngejual iklannya Daily QNews, saya bilang jujur apa adanya. Daily QNews kalau di Knite City si nomer satu, tapi di daerah Freedom Voice lebih unggul.

“Kalau misal kita mengerjakannya sekedarnya, bisa saja  dampaknya kurang, klien kita merasakan hal itu, lalu mereka mengadakan evaluasi,  bisa-bisa kita diputus kontraknya,  yang rugi kan k ita juga,” crocos saya.
Pada dasarnya semua orang baik. Pasti ketika dia berbuat hal yang negatif, berbuat bohong misalnya. Hati kecilnya ga akan terima. Itu menurut saya loh. Boleh ga percaya, boleh ga dibaca. Dan penerapan kata idealis di sini mungkin juga kurang tepat. Mohon dimaafkan.

suatu hari, qnewt ngajak temennya untuk bergabung kembali menggarap sebuah proyek. tidak jauh-jauh dari keliling sekolah. yang ini namanya school visit persembahannya faber castell. jelasnya ini adalah kegiatan promosi faber castell ke sekolah-sekolah sd yang terbilang ‘bagus’.

yang dilakukan saat school visit juga tidak ribet. intinya hanya menerangkan proses pembuatan pesil faber castell + permainan dan pembagian doorprize.

saat ditawari ini, qnewt langsung kepikiran temennya yang dibanjarnegara itu. ada dua tempat  memang yang harus digarap, cilacap dan banjarnegara. dikotaklah itu temen qnewt yang ada di banjarnegara. qnewt bermaksud bekerja sama dan sekaligus memberdayakan dia yang  pengangguran.

“ji ana proyek lumayan,melu ra? kaya wingi kunjungan ke sekolah, nerangin faber castell,karo bagi2 hadiah. nek arep koe nggolet sekolah 10 sing minimal jumlah siswan kelas 4-6-me, 100″ pesan singkat yang di tulis qnewt.

“bisa. tapi aku njaluk ketemu sit ya. ngesuk aku meng purwokerto. men jelas, dari ora kaya wingi,” pesan balasan masuk ke hape qnewt.

qnewt agak kaget. dengan kata-kata terakhir sms balasan temannya itu.

“kaya wingi, kerpriwe maksude,” tulis sms qnewt, penasaran.

“kie menurut aku, sing wingi konsepe ora mateng, kurang persiapan,  kurang koordinasi dadi pelaksanaane kacau,” jawab temen qnewt.

“sip. semua belajar. tapi sing penting berbuat. berbuat bahkan tidak hanya untuk kepentingan pribadi tapi juga untuk orang lain,” jawab qnewt.

teman qnewtpun tidak bisa membalas sms lagi. dia berusaha  mengalihkan ke topik yang lain. dari sekitar 5 teman saya yang ikut program goes to school, hanya dia yang kerjanya tidak maksimal. mungkin itu dia tadi, karen konsepnya tidak matang, dan kurang koordinasi hingga rada kacau.

diakui qnewt, program goes to school yang dia project officeri, memang jauh dari sempurna. semua betul apa yang dikatan temen qnewt yang ada di banjar itu. bahkan kalau temen qnewt tau, mungkin dia akan jauh lebih banyak melontarkan kritik pada qnewt.

tapi qnewt, anak luar biasa dan menyenangkan itu justru mendapat hal sangat berharga dari program goes to school yang menurut temen qnewt yang di banjarnegara itu kacau.

program itu sendiri memang lahir dari ide kreatifnya qnewt sendiri. waktu itu dia masih jadi staff pemasaran. salah satu tanggung jawabnya adalah bagaimana agar oplah korang itu naik seperti apa yang diinginkan perusahaan.

dasar qnewt orang  yang tidak bisa diem, otak yang dia punya yang dianugrahkan Tuhan kepadanya dipergunakan dengan maksimal. makan dirancang dan diajukanlah program itu kepada pimpinan perusahaan. dan tidak harus lama diproses, karena menurut qnewt dengan meggebu menjanjikan bahwa program ini akan menambah oplah koran per  minggu sekitar 1200 eksemplar. angka yang  lumaya tentu saja.

maka diperdayakanlah temen-temen qnewt yang kebetulan masih penggangguran itu. termasuk temen qnewt yang di banjar itu. menjalankan program ini memang tidak semudah seperti apa yang dibayangkan. awalnya tidak mudah juga mencari sekolah yang mau ikut program ini. tapi dengan tetap  menjaga komitemen, lambat laun qnewt dan temen-temennya mendapatkan jalan lebih lebar. hal ini juga berakibat menjadi terkebangnya ide-ide baru. ya karena ide-ide baru yang muncul belakangan ini lah yang kesannya menjadikan program ini tidak matang. ya memang awalnya tidak matang. dirancang dengan sangat sederhana, tapi karena dalam perkembangannya bisa dimaksimalkan ya, dikembangkan dan diterapkanlah ide-ide barunya.

pada minggu-minggu terakhir program ini, barulah menemukan konsep yang nyaris sempurna. paling tidak dari sekian proses panjang yang dilewati (program ini dimulai desember 2007-mei 2008), tau konsep yang semestinya, tau celah-celahnya, paham apa mesti dilakukan jika kelak program ini akan berlanjut.

jadi, tidak ada salahnya berbuat walau salah, walau kacau. justru dengan berbuat itulah kita jadi tahu yang semestinya. kesalahan membuat kita tau bagaimana yang benar. jadi, ya hidup itu berbuat. kalau kata sutrisno bachir, hidup adalah perbuatan.

itu juga yang sekarang dipegang qnewt. saat dia harus bersaing adu cepat dengan para seniornya, dia musti kreatif dan kerja ekstra keras untuk bisa memenuhi target yang dia tetapkan sendiri. tidak ada gunanya mengeluh, hanya akan menambah runyam suasana. berbuatlah, jika gagal, berbuatlah lagi. jangan ulangi kegagalan. lambat laun pasti akan menemukan yang lebar, lurus, jikapun ada lubang pasti bisa dipilih, dan lewat jalan yang tidak berlubang.

so, mari berbuat, karena berbuat itu juga salah satu wujud dari rasa syukur kita telah diberi hidup, dikarunia akal sehat, pikiran. selamat berbuat qnewt!


It’s Me, Q NEWT!

porno_.jpg

Kalender

Juli 2017
S S R K J S M
« Jan    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

theCaskims

Nyalakan Semangatmu; Apa Yang Terjadi Sekarang, Apa Yang Kamu Pikirkan Kemaren! Rencanakan Hidupmu!

Blog Stats

  • 48,741 hits